28 C
Sidoarjo
Wednesday, October 14, 2026
spot_img

Pemkot Malang Siapkan Transformasi Perpustakaan Jadi Ruang Publik Modern

Pemkot Malang, Bhirawa. – Pemerintah Kota Malang menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya literasi sebagai fondasi utama pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal tersebut ditekankan oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat memberikan arahan pada pembukaan Pekan Literasi di Kantor Perpustakaan dan Arsip yang dihadiri oleh jajaran kepala OPD, camat, lurah, dan pegiat literasi.

Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa kemajuan Kota Malang tidak cukup hanya dilihat dari megahnya pembangunan fisik dan infrastruktur. Kemajuan tersebut harus diimbangi dengan generasi yang unggul, berpikiran kritis, serta kreatif dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Berbicara tentang kemajuan Kota Malang tentu tidak bisa hanya melihat megahnya pembangunan fisik. Kemajuan kota harus ditopang oleh kualitas SDM yang unggul, dan di sinilah literasi memegang peranan penting,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkot Malang terus mengoptimalkan berbagai program terpadu, seperti Ngalam Pinter. Wahyu juga memaparkan sejumlah capaian penting di bidang literasi, antara lain: Standarisasi Perpustakaan Sekolah: Meraih capaian terbanyak di Jawa Timur, dengan 396 dari total 404 perpustakaan tingkat SD dan SMP (sekitar 98 persen) telah terstandardisasi.

Peningkatan Kualitas dan Mutu: Sebanyak 23 perpustakaan jenjang SD dan SMP telah berhasil meraih akreditasi A. Pengembangan Perpustakaan Kelurahan: Sebanyak 20 perpustakaan kelurahan telah dirintis pada tahun 2025 dan dilanjutkan dengan penambahan 15 rintisan perpustakaan baru pada 2026 yang bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional RI. Akses Bacaan Multiplatform: Penyediaan pojok baca digital di Taman Trunojoyo, Malang Creative Center (MCC), Mal Pelayanan Publik (MPP), hingga pemanfaatan aplikasi perpustakaan digital Malang Cilin Bintang.

Berita Terkait :  Melalui CBP Rupiah Tingkatkan Rasa Nasionalisme

Tak hanya itu, Wahyu Hidayat juga menyoroti pentingnya merevitalisasi gedung Perpustakaan Umum Kota Malang di kawasan strategis Ijen Boulevard. Berdasarkan hasil tinjauan lapangannya, ia menilai tata ruang perpustakaan perlu diubah agar lebih terbuka, ramah anak muda, dan tidak berkesan kaku layaknya kantor birokrasi konvensional.

“Gedung perpustakaan berada persis di pusat kegiatan masyarakat, terutama saat Car Free Day. Kita ingin perpustakaan ini bertransformasi menjadi ruang publik yang nyaman dan estetik, sehingga anak-anak muda, pelajar, maupun mahasiswa menjadikannya sebagai tempat favorit untuk membaca, berdiskusi, dan melahirkan gagasan-gagasan baru,” pungkasnya.[mut.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!