28 C
Sidoarjo
Wednesday, October 14, 2026
spot_img

Bahana Bersahaja untuk Dekatkan 34 Layanan Publik di Kabupaten Madiun

Pemkab Madiun, Bhirawa. – Pemkab. Madiun kembali menepati komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat perdesaan melalui program Bhakti Harmoni Bersahaja (Bahana Bersahaja). Kali ini, yang menjadi lokasi ke-9 Bahana Bersahaja di Desa Sidomulyo, Kec. Sawahan yang berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu (13-14/10/2026).

Pada hari kedua Bahana Bersahaja, Rabu pagi (14/10) diawali apel pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, SH MAk dihadiri Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, MH., Sekda Sigit Budiarto, SSos MSi, unsur Forkopimda, anggota DPRD, staf ahli Bupati, asisten Sekda, pimpinan OPD, direktur RSUD, BUMD, Bank Jatim, Kantor Kemenag dan para camat.

Kemudian, Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan rombongan ikut kerja bakti peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berupa rabat lantai, membangun drainase ruas jalan Krokeh-BTS Kota Desa Sidomulyo. Dilanjutkan monev MBG di SDN Sidomulyo, kerja bakti pasang genteng di RTLH milik Bu Minah, dan kerja bakti pemasangan paving swadaya masyarakat, kunjungan RTLH CSR Nurul Hidayah di rumah Pak Wandi.

Selain itu, Bupati Madiun dan rombongan melakukan kunjungan untuk pelatihan UMKM Bersahaja, pembinaan relawan pemadam kebakaran. Kemudian kunjungan pada pelayanan kesehatan dan khitan gratis, pelayanan umum terpadu, berupa pelayanan administrasi seperti dokumen kependudukan, pelayanan NIB dan sertifikat halal.

Ditemui awak media seusai kegiatan, Bupati Madiun mengakui jika antusias dan sambutan masyarakat Sidomulyo terhadap Bahana Bersahaja sangat luar biasa. Menurutnya, hal seperti itu yang harapkannya, karena pihaknya hadir agar masyarakat bahagia dengan mendapatkan pelayanan secara gratis, sekaligus ingin menggali potensi Desa Sidomulyo untuk dikembangkan.

Berita Terkait :  Satlantas Polresta Probolinggo Cek Kelayakan Armada Bus Jelang Nataru

Bupati juga mengapresiasi penanganan stunting di Sidomulyo yang sangat bagus, yakni masih di angka 5,2 berarti masih mensupport Kabupaten Madiun dan Jawa Timur. “Jadi, kalau Jawa Timur masih di angka 14, kita kan 5,2 berarti kan selisihnya cukup banyak. Sekali lagi, kami terima kasih, karena pemerintah hadir untuk membantu menyejahterakan rakyatnya,” ungkap Bupati.

Gotong Royong Modal Pembangunan
Pada hari pertama, Selasa sore (13/10) Bahana Bersahaja diselenggarakan di Desa Sidomulyo Kec. Sawahan diawali dengan berolahraga bola voli Pemkab bersama masyatakat Desa Sidomulyo. Hal ini menurut Bupati H. Hari Wuryanto sebagai wadah interaksi langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya menyerap berbagai aspirasi warga desa.

Kesempatan itu, dalam sambutannya, Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret Pemkab Madiun untuk memastikan suara dan kebutuhan masyarakat di tingkat bawah dapat terfasilitasi dengan baik oleh pemerintah.

“Melalui kegiatan Bahana Bersahaja ini, kami ingin mendekatkan pelayanan serta mendengarkan secara langsung apa yang menjadi aspirasi, kendala, dan harapan masyarakat Desa Sidomulyo. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa memahami kebutuhan riil warga di lapangan,” ujar Hari Wuryanto, Selasa (13/10).

Selain menjadi sarana penyerapan aspirasi, Bupati Madiun juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, budaya gotong royong merupakan fondasi utama dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mempercepat pembangunan di desa.

Berita Terkait :  Bulog Mojokerto Salurkan Bantuan Pangan Beras di Kabupaten Jombang

“Hidup bergotong royong adalah modal sosial kita yang paling berharga. Dengan semangat kebersamaan dan saling peduli antarwarga, setiap permasalahan di desa akan lebih mudah diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut disambut antusias oleh warga setempat. Rangkaian acara diisi dengan dialog interaktif antara jajaran pejabat Pemkab Madiun dan masyarakat, peninjauan potensi desa, serta penyediaan berbagai layanan publik secara langsung di lokasi acara.

Melalui pelaksanaan Bahana Bersahaja ini, Pemkab Madiun berharap hubungan komunikasi dan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat dapat terus terjalin erat demi mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan merata.[dar.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!