29.4 C
Sidoarjo
Wednesday, October 14, 2026
spot_img

Dinsos Jatim Hadirkan Layanan Sosial dan Rehabilitasi bagi Warga Sumenep


Sumenep, Bhirawa – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur menghadirkan sejumlah layanan sosial dan rehabilitasi bagi masyarakat dalam kegiatan Sapa Bansos dan Bakti Sosial di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan tersebut menjadi upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kesejahteraan warga. Berbagai bantuan dan layanan dihadirkan untuk menjangkau kelompok rentan serta mendukung pemberdayaan masyarakat.

Layanan yang dihadirkan Dinsos Jatim menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, mulai dari penyandang disabilitas hingga anak-anak. Program tersebut meliputi Omah Terapi, layanan mobilitas bagi penyandang disabilitas netra, LDP Anak Pesisir, serta Dapur Air.

Melalui layanan Omah Terapi, Dinsos Jatim menargetkan 30 penyandang disabilitas sebagai penerima manfaat. Sementara itu, Jasa Layanan Netra Mobile Unit (Janetra) dan Belajar Orientasi Mobilitas bagi Disabilitas Netra dan Komunitas (Bombastis) dari UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Malang menyasar 50 peserta.

Kedua layanan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas. Pelayanan ini diharapkan membantu penerima manfaat meningkatkan kemampuan, kemandirian, serta akses terhadap aktivitas sehari-hari.

Selain layanan rehabilitasi, Dinsos Jatim juga menghadirkan LDP Anak Pesisir dan Dapur Air untuk mendukung kegiatan bakti sosial di wilayah pesisir Sumenep. Kegiatan tersebut turut dilengkapi khitanan massal dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Berita Terkait :  Kota Batu dan Pasuruan Aman, Lakukan Sidak Pasar, Satgas Pangan Pastikan Bapangan Sesuai HET dan Mutu Produk

Dukungan Dinsos Jatim juga diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial dengan alokasi anggaran sebesar Rp 6,959 miliar bagi masyarakat di Kabupaten Sumenep. Bantuan tersebut mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) Plus, bantuan sosial penyandang disabilitas, bantuan bagi buruh pabrik rokok, serta program pemberdayaan ekonomi.

Pada Program Keluarga Harapan (PKH) Plus, dialokasikan Rp 5,760 miliar bagi 2.880 lansia penerima manfaat. Masing-masing penerima memperoleh bantuan Rp 2 juta per tahun untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar.

Sementara itu, Bantuan Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) dialokasikan sebesar Rp 381,6 juta bagi 106 penerima manfaat. Setiap penerima memperoleh bantuan Rp 3,6 juta per tahun yang disalurkan setiap triwulan.

Dinsos Jatim turut mengalokasikan bantuan Kewirausahaan Inklusif Produktif (KIP) Perempuan Tangguh Mandiri (Putri) Jawa Timur Sejahtera (Jawara) sebesar Rp 300 juta untuk 100 penerima. Selain itu, bantuan KIP bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Jawara sebesar Rp 15 juta diberikan kepada lima penerima manfaat.

Dukungan operasional dan tali asih juga dialokasikan sebesar Rp 476,2 juta bagi 246 orang yang menjadi bagian dari pilar sosial. Penerimanya meliputi sumber daya manusia PKH Plus, pendamping disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Melalui rangkaian bantuan dan layanan tersebut, Dinsos Jatim turut mengambil bagian dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur yang mengusung tema Jawa Timur Unggul, Maju Berkelanjutan. Upaya ini diharapkan memperluas akses pelayanan sosial sekaligus meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan kelompok rentan di Kabupaten Sumenep. [rac.gat]

Berita Terkait :  Pengangkatan Muhammad Yusuf Ateh sebagai Komisaris Telkomsel Jaga Profitabilitas dan Pertumbuhan Berkelanjutan

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!