28 C
Sidoarjo
Wednesday, October 14, 2026
spot_img

Kolaborasi Pemkab dan TNI di TMMD ke-130, Merajut Asa dari Desa Pojok Tulungagung Menggaung ke Seluruh Nusantara


Oleh:
Wiwieko Dh, Kab Tulungagung

Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Tulungagung bukan peristiwa baru lagi. Bahkan sudah berkali-kali. Sudah banyak pula manfaat yang didapat warga desa dengan kegiatan TMMD.

Tahun 2026 ini, TMMD kembali dilaksanakan. Ada asa baru dalam pelaksanaan TMMD yang ke-130 tersebut. Berlokasi di Desa Pojok Kecamatan Campurdarat, TMMD kali ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat khususnya warga Desa Pojok, tetapi juga dapat menggaung ke seluruh Nusantara.

“Mudah-mudahan lancar dan mendapat penghargaan dari Kasad,” ujar Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin bersama Forkopimda Tulungagung, usai upacara pembukaan TMMD ke-130 TA 2026 di Lapangan Desa Pojok, Selasa (13/10).

Ia berharap kegiatan TMMD di Desa Pojok dapat menjadi juara nasional. “Karena itu, kami minta dukungan pada semuanya,” tambahnya dengan nada serius.

Plt Bupati Baharudin lantas menyebut Pemkab Tulungagung sudah menganggarkan dana sebesar Rp 4,4 miliar untuk mendukung kegiatan TMMD itu. Dana berasal dari APBD Kabupaten Tulungagung tahun 2026.

“Kami support tenaga dan finansial. Semua dicukupi dengan dana Rp 4 miliar lebih,” paparnya.

Sebelumnya, mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung ini menyebut TMMD merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan desa. Pelaksanaan TMMD bukan semata-mata kegiatan fisik, tetapi juga membangkitkan semangat dan kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi yang ada.

Berita Terkait :  Terminal Teluk Lamong Pastikan Implementasi GCG

“Ini sejalan dengan tema TMMD ke-130 tahun 2026. TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” bebernya.

Plt Bupati Baharudin selanjutnya menyatakan Pemkab Tulungagung berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan TMMD. “Pelaksanaan TMMD sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, mengungkapkan jika TMMD di Desa Pojok menyasar kegiatan fisik dan nonfisik. Utamanya, untuk yang fisik, pembangunan jalan rabat beton yang akan membuat Kecamatan Campudarat dan Kecamatan Kalidawir bisa terhubung dengan jalan itu.

“Jalan rabat beton itu sepanjang 1.373 meter. Dari Kecamatan Campurdarat tembus ke Kecamatan Kalidawir,” katanya.

Selain itu, untuk kegiatan fisik lainnya, di antaranya pembanguan jamnban keluarga sebanyak delapan unit, renovasi rumah tidak layak huni (delapan unit), MCK empat bilik (satu unit), rehabilitasi musola, irigasi perpompaan (irpom) di lima titik dan penghijauan. “Untuk irpom tidak hanya di Desa Pojok saja, tetapi juga ada yang di wilayah Kecamatan Boyolangu,” ungkapnya.

Sedang yang berupa kegaiatan nonfisik, menurut Dandim Hanny, yakni sunatan masal, pengobatan gratis, kegiatan imunisasi dan posyandu, pelatihan UMKM, pemasangan alt kontrasepsi, paket makanan tambahan stunting, penyuluhan tentang wawasan kebangsaan bela negara dan donor darah.

Rencananya, TMMD ke-130 di Desa Pojok akan berlangsung selama sebulan dan ditutup pada tanggal 11 November 2026 mendatang. Sebelunya juga sempat dilakukan kegiatan pra TMMD yang berlangsung mulai tanggal 23 September 2026 sampai dengan 12 Oktonber 2026.

Berita Terkait :  DPRD Jatim Dukung Penguatan PT BPR Jatim Melalui Raperda Baru

“Personel yang terlibat di TMMD sekitar 150 orang. Terdiri dari TNI/Polri serta Satpol PP,” tutupnya. [wed.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!