Jombang, Bhirawa
Para santri atau pelajar kelas IXMadrasah Tsanawiyah (MTs) Madrasatul Qur’an (MQ) Tebuireng, Jombang mengikuti munaqosah atau ujian akhir Kitab Matan Taqrib, Senin (11/05) di Aula Lantai 2 Kantor Yayasan Ponpes Madrasatul Qur’an Tebuireng, Jombang.
Kegiatan ini disaksikan oleh kepala sekolah para guru sekolah setempat, dan juga wali santri.
Pada kegiatan tersebut, para santri harus membaca kitab. Lalu, Dewan Hakim yang berasal dari unsur Yayasan Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an akan menguji dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan terkait Nahwu dan Shorofnya.
Ujian terakhir secara terbuka ini dilaksanakan untuk mengetahui kemampuan para santri dalam menguasai materi Kitab Matan Taqrib.
Kepala Sekolah MTs MQ Tebuireng, Jombang, Fuad Taufiq S. Ag. M. Pd mengatakan, kegiatan Munaqosah Kitab Matan Taqrib merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menuju kelulusan santri kelas IX.
“Karena di MTs MQ di samping kelulusannya, ada target hafal Al Qur’an 10 juz, dan yang kedua kemampuan baca Kitab,” kata Fuad Taufiq.
“Untuk baca kitab ini kita seleksi dari awal mulai tanggal 1 Mei kemarin, dari beberapa kelas itu kita ambil masing-masing 3 anak, dengan nilai di atas 8. Setelah itu baru kita ujikan secara terbuka. Wali murid kita undang, para guru kita undang untuk mengetahui kira-kira yang terbaik dari masing-masing kelas itu,” papar Fuad Taufiq.
Selain Kitab Matan Taqrib, selama menempuh pendidikan di MTs MQ, para santri juga diajarkan dengan sejumlah kitab yang lain. Seperti, Kitab Bulughul Maram, Kitab Tafsir al-Jalalain, maupun Kitab Aqidatul Awam.
Selain Kitab Matan Taqrib, para santri juga diuji di masing-masing kelas dalam penguasaan materi kitab-kitab tersebut.
“Yang diujikan secara terbuka adalah Kitab Matan Taqrib,” pungkasnya. [rif.adv]


