Fajar Widariyanto
Jabatan kepala sekolah (kepsek) TK negeri sampai SMPN di Tulungagung yang saat ini banyak dijabat oleh pejabat pelaksana tugas (plt), akan segera diisi dengan pejabat definitif. Rencananya, pengangkatan pejabat kepsek definitif tersebut dimulai pada bulan Mei 2026.
Plt Kepala Dindik Kabupaten Tulungagung, Fajar Widariyanto, Senin (11/5), mengungkapkan sudah ada rencana untuk pengangkatan kepsek definitif pada bulan Mei 2026 ini untuk sekolah yang saat ini dipimpin plt kepsek.
“Mulai bulan ini pengangkatan kepsek definitif. Tetapi tidak semuanya. Bertahap,” ujarnya.
Ia menyebut pengangkatan kepsek definitif tersebut akan memprioritaskan guru yang sudah mempunyai sertifikat calon kepala sekolah. “Jadi yang diangkat sebagai kepsek definitif yang memenuhi persyaratan. Utamanya, guru yang sudah punya sertifikat calon kepsek,” tuturnya.
Saat ini, menurut dia, sedang dilakukan pendataan yang akurat terkait guru yang akan diangkat sebagai kepsek definitif.
Apalagi, Fajar mengaku baru menjabat sebagai Plt Kepala Dindik Kabupaten Tulungagung efektif mulai tanggal 4 Mei 2026 lalu.
“Yang memenuhi persyaratan nanti akan kami upload (mengunggah) di sistem. Tentunya pula sebelumnya terkait hal ini kami laporkan dulu ke Plt Bupati Tulungagung,” paparnya.
Seperti diketahui, Dindik Kabupaten Tulungagung mencatat dari 139 guru yang saat ini menjabat plt kepsek mulai jenjang TK negeri sampai SMPN, hanya 18 orang di antaranya yang mempunyai sertifikat calon kepala sekolah. Mereka berasal dari tiga lembaga SMPN dan 15 lembaga SDN.
Sementara itu, terkait bertambahnya lembaga sekolah yang belum mempunyai kepsek definitif karena ada sejumlah kepsek pensiun pada bulan Mei 2026, Fajar menyatakan akan ditindaklanjuti dengan pengisian pejabat Kepsek meski untuk sementara dengan status plt.
“Meski kami baru menjabat sebagai Plt Kepala Dindik, kami akan bergerak cepat untuk menindaklanjutinya,” terangnya.
Sebelumnya, Plt Kepala Dindik Tulungagung, Deni Susanti (Plt Kepala Dindik Tulungagung sebelum Fajar) membeberkan pada bulan Mei 2026, ada sejumlah kepsek yang memasuki masa pensiun sebagai ASN. Kepsek yang pensiun tersebut tentu saja menambah jumlah sekolah yang tanpa pejabat kepsek definitif.
“Kalau tidak salah, di awal bulan Mei 2026 ada sekitar lima atau enam kepsek yang pensiun,” ucapnya. [wed.gat]


