Kemendikdasmen, Bhirawa – Usulan tambahan anggaran Kemendikdasmen sebesar Rp157,76 triliun untuk Tahun Anggaran (TA) 2027 mendapat dukungan dari Komisi X DPR RI untuk dibahas lebih lanjut dalam Badan Anggaran.
“Kemendikdasmen secara resmi mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp157,76 triliun, untuk dukungan berbagai program prioritas nasional dan kementerian,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, pada Selasa (1/9).
Mendikdasmen Abdul Muti menyampaikan l Pagu Anggaran Kemendikdasmen TA 2027 sebelumnya sudah ditetapkan sebesar Rp61,10 triliun, meningkat Rp2,86 triliun dari Pagu Indikatif sebesar Rp58,24 triliun. Namun, menurutnya, penambahan pada fase Pagu Anggaran tersebut masih belum optimal untuk mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas.
Pagu Anggaran sebesar Rp61,10 triliun tersebut sudah ditetapkan alokasinya melalui Surat Bersama Pagu Anggaran (SBPA) Kementerian Keuangan dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Pagu Anggaran yang sudah ditetapkan itu selanjutnya akan dibahas di Badan Anggaran beserta usulan tambahan anggaran sebesar Rp157,76 triliun untuk mendapatkan kesepakatan DPR RI.
“Penambahan ini masih jauh dari yang kami usulkan dan belum secara optimal dapat mendukung pelaksanaan program prioritas yang tepat sasaran demi mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” ujar Mendikdasmen.
Usulan tambahan anggaran Kemendikdasmen mendapat persetujuan Komisi X DPR RI untuk dibahas lebih lanjut dalam Badan Anggaran. Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Muhamad Nur Purnamasidi, menyatakan persetujuannya.
“Kami Fraksi Partai Golongan Karya menyatakan setuju atas pagu anggaran Tahun Anggaran 2027 dan usulan tambahan anggarannya dengan berharap kualitas layanan pendidikan kita semakin meningkat di tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PAN, Hoerudin Amin. Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI dan Mendikdasmen atas upaya memperjuangkan harapan bagi para guru di Indonesia serta menyatakan persetujuan terhadap pagu dan usulan tambahan anggaran Kemendikdasmen. “Kami Fraksi PAN menyampaikan persetujuan terhadap pagu dan usulan tambahan anggarannya, semoga terealisasi dan menjadi kenyataan,” ungkapnya.
Dalam paparannya, Mendikdasmen menjelaskan bahwa usulan tambahan anggaran tersebut terdiri atas Program Wajib Belajar 13 Tahun sebesar Rp115,25 triliun, Program Kualitas Pengajaran dan Pembelajaran Rp35,81 triliun, Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Rp3,69 triliun, Program Pembangunan Kebahasaan dan Kesastraan Rp235,73 miliar, serta Program Dukungan Manajemen Rp2,77 triliun.
Lebih lanjut, Mendikdasmen menuturkan bahwa salah satu tujuan usulan tambahan anggaran tersebut adalah untuk perluasan sasaran revitalisasi satuan pendidikan hingga 100 ribu satuan pendidikan. “Perluasan sasaran revitalisasi satuan pendidikan sebanyak 100 ribu satdik sesuai arahan Bapak Presiden, peningkatan satuan biaya PIP jenjang SD dan SMP, serta bantuan beasiswa dan pembiayaan pendidikan bagi murid,” jelasnya.
Selain itu, Mendikdasmen juga mengusulkan penguatan dukungan bagi guru melalui keberlanjutan program bantuan biaya pendidikan untuk meningkatkan kompetensi hingga jenjang S1/D4. “Perluasan sasaran dan keberlanjutan program bantuan biaya pendidikan bagi guru untuk peningkatan kompetensi ke jenjang S1/D4,” ujarnya. [ina.wwn]

