28 C
Sidoarjo
Wednesday, September 2, 2026
spot_img

Dindik Jatim dan SMAN 15 Dukung Duta Bahasa Jatim ke Tingkat Nasional


Surabaya, Bhirawa – Menjelang Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional 2026, perwakilan Jawa Timur Najwan Eka Murti Setiawan dan Siti Syahira Hasnainy Putri melakukan audiensi dengan sejumlah pihak untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang akan digelar di Jakarta, 16-18 September 2026.

Keduanya merupakan Pemenang I Duta Bahasa Jawa Timur 2026 yang dinobatkan pada Mei lalu. Menjelang keberangkatan, Syahira dan Najwan melakukan audiensi dengan sejumlah pihak untuk meminta dukungan sekaligus mematangkan persiapan.

Salah satunya dengan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai di Kantor Dindik Jatim, Selasa (1/9). Sehari kemudian, keduanya menyambangi SMAN 15 Surabaya, sekolah tempat Syahira menimba ilmu. Dalam audiensi tersebut, mereka didampingi Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur Puji Retno Hardiningtyas.

Syahira merupakan siswi kelas XII SMAN 15 Surabaya dan menjadi satu-satunya peserta yang masih berstatus sebagai pelajar aktif dalam ajang Duta Bahasa tingkat nasional tersebut. Sedangkan pasangannya, Najwan merupakan mahasiswa aktif Universiras Brawijaya (UB).

Bagi Kepala SMAN 15 Surabaya Abdul Razzaq Thahir, kehadiran Syahira di ajang nasional menjadi kebanggaan tersendiri. Sebab, di antara peserta lainnya yang sebagian telah berstatus mahasiswa maupun bekerja, sementara Syahira masih berstatus sebagai pelajar aktif. “Kalau yang Siti Syahira ini masih aktif sebagai pelajar, kelas XII,” ujar Reza sapaan akrabnya.

Menurutnya, kesempatan tersebut bukan sekadar pencapaian individu Syahira. Ada nama sekolah dan Jawa Timur yang turut dibawanya. Karena itu, sekolah berkomitmen memberikan dukungan penuh menjelang keberangkatannya ke Jakarta.

Berita Terkait :  Monolog Kritik Sosial dan Lingkungan Antar Siswi SMATAG Surabaya Raih Juara 2 FLS3N Tingkat Kota

Dukungan itu, kata Reza, bahkan akan melibatkan para siswa. Sekolah berencana menggerakkan siswa untuk memberikan dukungan melalui voting sekaligus menyatukan semangat agar Syahira mampu memberikan penampilan terbaik dalam kompetisi nasional. “Dukungan sekolah sangat mendukung sekali. Karena ini aset kami,” katanya.

Reza juga mengakui, tidak semua siswa mendapatkan kesempatan untuk tampil dalam ruang yang lebih luas seperti yang diperoleh Syahira. Terlebih, sejauh ini Syahira menjadi pelajar dari Jawa Timur yang dipercaya menjadi Duta Bahasa untuk melangkah ke tingkat nasional.

Di mata sekolah, Syahira memang bukan siswa biasa. Ia dikenal aktif dalam berbagai komunitas dan memiliki kemampuan public speaking yang baik. Prestasi dan pengalaman tersebut menjadi modal yang mengantarkannya hingga menjadi Duta Bahasa Jawa Timur.

Pengalaman Syahira juga tidak berhenti pada aktivitas di sekolah. Sekitar dua tahun lalu, ia mengikuti program pertukaran pelajar di Amerika Serikat melalui beasiswa program Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (YES) tahun 2024-2025 selama satu tahun. Setelah kembali ke Indonesia, Syahira melanjutkan pendidikannya dengan mengulang kelas XI. Saat ini ia duduk dibangku kelas XII.

Kini, pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk keberanian Sahira untuk tampil dan berkomunikasi di ruang yang lebih luas.

Bahasa sebagai Jalan Berkarya
Sementara itu, Kepala Dindik Jawa Timur Aries Agung Paewai memastikan pihaknya memberikan dukungan penuh kepada Najwan dan Sahira yang akan membawa nama Jawa Timur dalam Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional 2026.

Berita Terkait :  Masuk Kategori Pendidikan Terbaik, Dikbud Sidoarjo Meraih Penghargaan Nasional 2025

“Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tentu memberikan dukungan penuh kepada Duta Bahasa Jawa Timur yang akan membawa nama Jawa Timur pada Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional 2026,” kata Aries.

Menurut Aries, ajang tersebut tidak sekadar menjadi kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya membangun generasi muda yang memiliki kebanggaan terhadap bahasa Indonesia, menjaga bahasa daerah, serta memiliki kemampuan komunikasi dan adaptasi di tengah perkembangan global.

Aries juga menyambut positif status Syahira sebagai satu-satunya peserta yang masih berstatus pelajar aktif. “Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan Jawa Timur. Siti Syahira menunjukkan bahwa usia muda dan status sebagai pelajar di SMAN 15 Surabaya bukan menjadi batas untuk berkarya dan mengambil peran pada ruang yang lebih luas,” tuturnya.

Ia menilai keberhasilan Syahira melaju ke tingkat nasional menjadi bukti bahwa prestasi siswa tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik. Kemampuan berbahasa, literasi, komunikasi, kebudayaan, dan menyampaikan gagasan juga menjadi kompetensi penting bagi generasi muda.

Aries berpesan agar Najwan dan Syahira tidak hanya menjadikan ajang nasional sebagai arena kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk membawa identitas dan kebanggaan Jawa Timur.

“Khusus kepada Syahira, jadikan kesempatan ini sebagai ruang belajar sekaligus ruang untuk menginspirasi. Buktikan bahwa seorang pelajar mampu berdiri sejajar, menyampaikan gagasan, dan memberikan kontribusi bagi pelestarian bahasa serta sastra Indonesia dan daerah,” ujarnya.

Berita Terkait :  KKG PAI Kota Batu Tingkatkan Kompetensi Guru Dengan Pembelajaran Lebih Mendalam

Aries berharap kiprah Syahira tidak berhenti setelah kompetisi nasional selesai. Sebagai Duta Bahasa, ia diharapkan dapat ikut mengajak generasi muda di Jawa Timur untuk mencintai bahasa, membaca, menulis, berkarya, serta menjaga kekayaan bahasa dan sastra daerah. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!