Kediri, Bhirawa – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menitipkan tiga pesan penting kepada taruna dan taruni SMA Negeri 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur sebagai bekal mempersiapkan masa depan. Pesan tersebut meliputi kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, serta keberanian bermimpi dan memperjuangkan cita-cita.
Pesan itu disampaikan Vinanda saat menerima kunjungan taruna dan taruni SMA Negeri 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur Korps Kediri TB VIII di Rumah Dinas Wali Kota Kediri, Selasa (13/10). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Kunjungan Tokoh Tahun 2026.
Dalam pertemuan itu, Vinanda berbagi pengalaman perjalanan hidup hingga menjadi wali kota. Ia juga mengapresiasi para taruna dan taruni yang berhasil menempuh pendidikan di sekolah dengan proses seleksi ketat tersebut.
“Saya senang sekali dapat bertemu dengan adik-adik. SMA Negeri 5 Taruna Brawijaya ini banyak peminatnya dan seleksinya sangat ketat. Saya bangga adik-adik bisa menempuh pendidikan di sini,” ujarnya.
Vinanda menjelaskan, kedisiplinan harus dibangun dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya di lingkungan sekolah, melainkan juga di rumah dan di mana pun berada. Menurutnya, kebiasaan disiplin menjadi salah satu fondasi untuk mencapai cita-cita.
Pesan kedua berkaitan dengan jiwa kepemimpinan. Ia mengingatkan bahwa kemampuan memimpin harus dimulai dari diri sendiri, antara lain dengan menanamkan tanggung jawab, kemandirian, dan integritas. Para taruna dan taruni juga diminta tidak merasa rendah diri karena setiap orang memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan.
Adapun pesan ketiga, para taruna dan taruni diminta tetap bersemangat dan tidak takut memiliki cita-cita besar. Namun, cita-cita tersebut harus diiringi usaha, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar.
“Saya harap tiga pesan tersebut bisa menjadi pegangan bagi adik-adik, baik dalam menjalani pendidikan maupun mempersiapkan diri untuk meraih masa depan,” pesannya.
Selain itu, Vinanda mengingatkan pentingnya doa dan restu orang tua dalam menjalani pendidikan maupun menghadapi berbagai tantangan kehidupan. “Adik-adik harus meminta restu orang tua. Percayalah, sesulit apa pun jalannya, apabila mendapat doa dan restu orang tua, pasti semua bisa dilewati,” tuturnya.
Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat, Vinanda juga meminta generasi muda lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Ia mengingatkan agar para taruna dan taruni tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi ikut menyebarkan hoaks.
Sebelum mempercayai atau membagikan informasi, mereka diharapkan memeriksa data, fakta, dan sumbernya terlebih dahulu.
Sementara itu, salah satu taruna, Muhammad Bintang Pamungkas, mengaku senang mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Vinanda. Menurutnya, pertemuan tersebut memberikan pengalaman sekaligus motivasi baru.
“Ini pertama kali saya bertemu Mbak Wali. Ternyata orangnya ramah, asyik, dan terbuka. Saya kira bertemu dengan wali kota itu menegangkan, ternyata tidak, malah sebaliknya. Justru tadi kami bercerita dengan Mbak Wali dan mendapatkan banyak pengalaman serta motivasi,” ungkap Muhammad Bintang. [van/nov.wwn]



