28 C
Sidoarjo
Wednesday, September 23, 2026
spot_img

UPT BLP2TK Surabaya Perkuat Kualitas Layanan Produktivitas melalui Forum Konsultasi Publik

Pemprov Jatim, Bhirawa. – UPT Balai Latihan Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja (BLP2TK) Surabaya menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP), Rabu (23/9). Kegiatan berlangsung di Klinik Produktivitas UPT BLP2TK Surabaya, Jalan Bendul Merisi No. 2, Jagir, Wonokromo. Forum tersebut menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Fokusnya pada program peningkatan produktivitas tenaga kerja dan dunia usaha.

Kepala UPT BLP2TK Surabaya, Subiyani, mengatakan FKP menjadi ruang untuk memperoleh masukan dari berbagai pihak. Masukan tersebut diperlukan agar pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja. “Forum ini menjadi bagian dari upaya kami untuk mendapatkan masukan dan evaluasi terhadap pelayanan yang selama ini kami berikan,” kata Subiyani. “Kami ingin memastikan program-program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.”

Ia menjelaskan, UPT BLP2TK Surabaya memiliki program pelatihan, konsultasi, pengukuran dan analisis produktivitas. Program tersebut ditujukan untuk membantu tenaga kerja dan pelaku usaha meningkatkan kinerja serta daya saing. Subiyani menambahkan, peningkatan pelayanan harus dilakukan secara efektif dan terukur. Pelaksanaannya juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat.

Dalam forum, unsur pemerintah seperti BPVP Sidoarjo mendorong penguatan program produktivitas dan tenaga kerja hijau. Akademisi mengusulkan pemanfaatan AI, KPI, pengelolaan data dan program magang mahasiswa. Dunia usaha mendorong pelatihan yang lebih aplikatif dan wawancara bertahap. Komunitas UKM mengusulkan penguatan materi teknis serta pemanfaatan alumni sebagai contoh keberhasilan.

Berita Terkait :  Kapolres Situbondo Salurkan Bantuan untuk Warga Tak Mampu

Unsur media mengusulkan dashboard data produktivitas dan kanal rilis berbasis AI. Media juga mendorong publikasi terkait produktivitas, termasuk kisah UMKM yang telah mengikuti pelatihan. Subiyani mengatakan masukan stakeholder menjadi bahan penting bagi UPT BLP2TK Surabaya. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan menyempurnakan pelayanan,” ujarnya.

Ia berharap FKP tidak berhenti sebagai kegiatan formal. Komunikasi dengan stakeholder akan terus dibangun untuk mendukung peningkatan pelayanan dan produktivitas tenaga kerja.[rac.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!