28 C
Sidoarjo
Wednesday, September 23, 2026
spot_img

TK-KB Mutiara Bangsa Surabaya Buat Baju Bahan Daur Ulang dan Peragakan di Hadapan Orang Tua

Surabaya, Bhirawa. – TK Mutiara Bangsa dan KB (Kelompok Bermain) Mutiara Bangsa mengelar Fashion Show dari Bahan Baju Daur ulang Tas Kresek. Sebanyak 50 siswa dengan pakaian dari bahan plastik memperagakan baju daur ulang dihadapan orang tuanya yang khusus diundang pihak sekolah untuk menyaksikkan fashion show yang digelar di Aula Sekolah, Rabu (23/9) kemarin.

Menurut Kepala Taman Kanak-kanak (TK) Mutiara Bangsa dan Kelompok Bermain (KB) Mutiara Bangsa, Erlina SPd, TK dan KB Mutiara Bangsa mempunyai Program Deep Learning, jadi para siswa setiap selesai melakukan kegiatannya di akhir setiap dua bulan sekali atau tiga bulan sekali mereka menampilkan penguatan karakternya.

Bu Lina-sapaan akrab Erlina menjelaskan, untuk event ini para siswa lebih memilih untuk ke kegiatan dengan tema sandang yakni Eco Fashion Show Sandang Kreasi Daur Ulang seperti ini.

”Karena anak-anaknya sendiri yang meminta membuat baju dari Daur Ulang gitu ya. Kemudian memperagakan hasil karyanya dihadapan para orang tuanya yang memang secara khusus kami undang untuk melihat kreasi anak-anak dan memperagakannya,” kata Bu Lina.

Bu Lina juga mengatakan, dengan keberaniannya memperagakan baju kreasi daur ulang tas plastik ini. Akan melatih kemandirian dan percaya diri sehingga anak-anak bisa tampil lebih semangat lebih semangat di depan umum, terutama di hadapan orang tuanya dan nantinya akan memberikan rasa kebanggaan untuk anak-anak bahwa mereka ternyata bisa dan hebat.

Berita Terkait :  Komisi D DPRD Surabaya Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Perhatikan Hak Jaminan Sosial Pekerja Rentan

Bu Lina berharap dengan kegiatan ini setidaknya anak-anak akan menjadi anak-anak generasi emas generasi emas pada tahun 2045, yang akan membawa anak-anak menuju Indonesia Gemilang, dengan kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi anak-anak untuk lebih kreatif inovatif, dan banyak sekali yang membuat mereka untuk lebih percaya diri.

Uniknya pada Fashion Show baju daur ulang yang membuat tawa dan senyum para orang tua wali murid, karena tingkah lucu anak-anak usia sekolah KB dan TK ini menampilkan MC Cilik yakni Scarletta Bellvania Aditya kelas TK B.

”Scarletta ini MC Cilik kami dan sering membantu teman-temannya dalam membawakan acara-acara yang ada di TK dan KB Mutiara Bangsa. Jadi kami para pengajar memupuk anak-anak siswa KB-TK Mutiara Bangsa ini dalam keterkaitannya dengan minat bakat talentanya. Disini kama pupuk bakat dan telenta anak-anak dan Alhamdulillah setelah lulus mereka bisa masuk di sekolah-sekolah yang diimpikan, baik mulai dari sekolah jenjang SD, SMP hingga SMA maupun Perguruan Tinggi. Jadi kami memberikan dasarnya dulu supaya mereka nantinya siap untuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” jelas Bu Lina.

Sementara itu, Wali Murid dari siswa Arangga TK A1, Ni Sheila Fairus, memberikan apresiasi untuk pihak sekolah terkait kegiatan ini. Menurutnya, awalnya infonya sekedar membuat sandang atau baju dari bahan daur ulang. Ternyata tidak hanya membuat baju daur ulang saja tetapi juga diperagakan dihadapan para orang tua.

Berita Terkait :  Quattrick, Universitas Negeri Malang Pertahankan Predikat Badan Publik Informatif KIP 2025
Bu Erlina dan para guru berfoto bersama para siswa yang mengenakan baju dari bahan daur ulang tas plastik.

”Saya pikir hanya kegiatan sekolah membuat baju dari bahan daur ulang, ternyata sampai di fashion show kan gitu ya, dan ketika melihatnya mereka memperagakan baju hasil kreasinya. Saya melihat mata anak-anak ini sangat berbinar-binar ya, melihat pakaian-pakaian yang sangat berwarna-warni dari bahan daur ulang.

Ibu Sheila mengatakan, sebagai wali murid itu juga nggak ekspek kalau ternyata dari bahan bandar urung itu bisa jadi baju yang cantik-cantik, jadi baju yang sebenarnya sangat fashion gitu atau sangat bernilai fashion, ada yang jadi dress, ada yang tadi pakai menggunakan topi seperti topi peri. Nah melihat kegiatan ini orang tua dan guru bisa sambil mengajarkan kepada anak-anak, kalau bahan-bahan atau sampah itu sebenarnya bisa didaur ulang jadi sesuatu yang lebih menarik lagi dan bernilai tinggi.

”Jadi saya sangat mengapresiasi pihak sekolah, terima kasih juga telah membuat sebuah materi kemudian kegiatan seperti ini semoga kedepannya ada lagi program-program dan kegiatan seperti ini. Jadi tidak hanya satu kali tapi bisa terus-menerus dan kalau anak-anak nanti mungkin sudah lebih mampu untuk bisa membuat, juga bisa diarahkan anak-anak bisa membuat sendiri bajunya,” tandas Ibu Sheila. [Fen.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!