32 C
Sidoarjo
Thursday, September 3, 2026
spot_img

Tekan Inflasi, Pemkab Bersama Bulog Sediakan 5 Ton Beras Murah dan 400 Liter Migor Untuk Warga

Situbondo, Bhirawa – Perum Bulog Cabang Bondowoso bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan  Pangan (Dispertangan) serta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar program Gerakan Pangan Murah, Kamis (4/9/2026).

Langkah kolaboratif yang didukung oleh Perum Bulog Cabang Bondowoso ini diselenggarakan sebagai upaya menekan laju inflasi sekaligus menstabilkan harga beras di wilayah Kabupaten Situbondo.

​Dalam kegiatan yang bertempat di kantor kecamatan Situbondo tersebut, panitia menyediakan pasokan komoditas utama berupa 5 ton beras serta minyak goreng.

“Kegiatan ini untuk memastikan pemerataan distribusi bahan pangan, pihak penyelenggara menerapkan skema pembatasan jumlah pembelian bagi setiap warga. ​Setiap warga yang hadir diperkenankan membeli maksimal lima sak beras dan dua liter minyak goreng,” aku Camat Situbondo, Rosy Rosaindradna.

Aturan ini, sambung wanita yang pernah berdinas di Bappeda Kabupaten Situbondo itu, diberlakukan agar seluruh masyarakat yang membutuhkan dapat terlayani secara adil, meski fleksibilitas pembelian ulang tetap dimungkinkan apabila seluruh warga telah terlayani dan stok masih tersisa.

“​Langkah tanggap ini diambil menyusul tingginya harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasaran saat ini. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk dapat segera memanfaatkan program ini agar pasokan bahan pokok murah bernilai terjangkau tersebut dapat terserap secara optimal dan tepat sasaran,” tegas Rosy.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Rifa’atin, SP mengatakan kegiatan ini untuk merespons tren kenaikan harga beras medium maupun premium yang telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET), Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar.

Berita Terkait :  Tekan Inflasi, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Pamekasan

“Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat agar bisa memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau di tengah ancaman inflasi,” ungkap Rifa’atin.

Dia kembali menjelaskan bahwa aksi tanggap ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Diskoperindag, TPID Kabupaten Situbondo dan Perum Bulog Cabang Bondowoso.

​”GPM (Gerakan Pangan Murah) ini kami laksanakan sebagai langkah memfasilitasi masyarakat dan menekan inflasi saat terjadi kenaikan harga. Fokus komoditas yang disalurkan saat ini adalah beras SPHP dan minyak goreng Minyakita,” ujar Rifa’atin.

​Dalam operasi pasar tersebut, tegas dia, warga dapat membeli beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp57.000. Sementara itu, minyak goreng Minyakita dijual seharga Rp15.000 per liter, yang dikemas dalam wadah 2 liter seharga Rp30.000.

​”Ya, ini untuk menopang kebutuhan warga, pihak penyelenggara mengalokasikan stok sebanyak 5 ton beras SPHP dan 40 dus minyak goreng (setara 400 liter). Program insidental ini dipastikan akan kembali digulirkan sewaktu-waktu apabila terjadi gejolak harga bahan pokok di pasaran,” pungkasnya.  [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!