28 C
Sidoarjo
Tuesday, September 1, 2026
spot_img

Di Balik Jeruji Polres Gresik, Tangis dan Pelukan Keluarga Jadi Penguat Tahanan

Gresik, Bhirawa — Suasana haru pecah di ruang tahanan Polres Gresik, Selasa (1/9/2026). Di balik jeruji dan proses hukum yang sedang dijalani, dua tahanan mendapat kesempatan bertemu langsung dengan istri dan anak-anak mereka. Pertemuan singkat itu berubah menjadi momen emosional yang menyentuh hati.

Pelukan erat antara suami, istri, dan anak seolah menghapus sejenak suasana tegang di ruang tahanan. Dua tahanan tersebut adalah ES, warga Krembangan, Kecamatan Kebomas, yang terjerat perkara dugaan penggelapan, serta HS, warga Bungah, yang terlibat perkara uang palsu. Keduanya tampak tak kuasa menahan haru saat keluarga datang menjenguk. Tangis dan pelukan menjadi bentuk dukungan moral agar mereka tetap tabah menghadapi proses hukum.

Dengan tetap memperhatikan prosedur pengamanan, petugas memberikan kesempatan kepada kedua tahanan untuk berinteraksi lebih dekat dengan keluarganya. Para istri memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan semangat agar suami tidak larut dalam persoalan yang sedang dihadapi. Kehangatan keluarga pun mencairkan suasana ruang tahanan. Bagi para tahanan, kehadiran orang-orang terdekat menjadi pengingat bahwa mereka masih memiliki keluarga yang menunggu dan memberikan dukungan.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan bahwa penegakan hukum harus tetap berjalan tanpa menghilangkan sisi kemanusiaan. Pendekatan humanis bukan berarti mengabaikan aturan; seluruh proses tetap berjalan sesuai prosedur pengamanan yang berlaku. Justru, pendekatan ini menjadi bagian dari pelayanan Polri yang mengedepankan empati terhadap setiap warga, termasuk mereka yang sedang berhadapan dengan hukum.

Berita Terkait :  Pengadilan Agama Bojonegoro Lebih Banyak Tangani Cerai Gugat, Fenomena Duda Meningkat

“Ini demi kemanusiaan. Meski mereka sedang menjalani proses hukum atas perbuatannya, hak-hak dasar dan sisi humanis sebagai seorang ayah serta suami tetap harus kita hargai,” ujarnya.

Di Polres Gresik, kunjungan tahanan dijadwalkan setiap Selasa dan Kamis, pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan rutin. Di balik jeruji dan proses hukum, ikatan keluarga tetap harus dijaga. Pelukan seorang anak dan istri menjadi suntikan kekuatan bagi tahanan untuk menghadapi konsekuensi hukum sekaligus menatap masa depan.

Kapolres menambahkan, upaya ini merupakan wujud pelayanan Polri yang tetap mengedepankan empati. Momen sederhana berupa pelukan keluarga menjadi pengingat bahwa para tahanan tetap memiliki keluarga yang membutuhkan kehadiran dan dukungan mereka. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!