28.1 C
Sidoarjo
Sunday, July 19, 2026
spot_img

Pemkot Batu Bangun Ekosistem Inklusi Keuangan Pelajar

KOTA BATU, Bhirawa – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu berkomitmen mewujudkan generasi muda yang cerdas finansial. Hal ini dilakukan demi mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Untuk itu Pemkot berupaya membangun sebuah ekosistem inklusi keuangan yang diperuntukkan bagi pelajar kota ini.

Untuk mèrealisasikan komitmen tersebut, Pemkot terus melakukan koordinasi sekaligus kolaborasi dengan seluruh pihak untuk meningkatkan akses layanan keuangan bagi pelajar.

“Selain itu kita juga memperkuat literasi dan inklusi keuangan demi membentuk generasi muda yang cerdas,” ujar M Chori SSos MSi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Batu saat dikonfirmasi, Minggu (19/7).

Ia menjelaskan untuk membentuk ekosistem inklusi keuangan bagi pelajar ini, Pemkot telah membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Tim ini terus menggelar rapat koordinasi dimana salah satunya berperan aktif dalam mengimplementasikan program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

“Kita terus melajukan kordinasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan inklusi keuangan sejak usia dini melalui budaya menabung bagi pelajar,” jelas Chori.

Adapun kordinasi yang terus dilakukan meliputi, penyusunan kebijakan dan regulasi Program KEJAR, dan mensosialisasikan program ini kepada seluruh pemangku kepentingan. “Kita juga melakukan evaluasi data kepemilikan rekening pelajar sebagai dasar penguatan implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar ini,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot juga mempersiapkan menggelar KEJAR Award 2026. Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada industri perbankan, dan satuan pendidikan yang berperan aktif dalam implementasi dan terlaksananya Program KEJAR ini.

Berita Terkait :  Kader Posyandu Kabupaten Sumenep Ikuti Asesmen Keterampilan Dasar

Di sisi lain, dalam melaksanakan komitnen meningkatkan mutu pendidikan pelajar, Pemkot Batu juga telah membuat Program Beasiswa 1000 Sarjana. Mereka juga menggandeng partisipasi dunia usaha untuk mendukung program ini melalui pemanfaatan Corporate Social Responsibility (CSR).

Dikatakan Wali Kota Nurochman bahwa tahun ini Pemkot telah menaikkan kuota penerima manfaat dari Program 1000 Sarjana menjadi 400 pelajar. Adapun sampai saat ini tercatat sekitar 700 pelajar yang mendaftar program ini.

Karena itu Pemkot harus segera melakukan seleksi agar bisa segera ditentukan pelajar yang akan menerima beasiswa menjadi sarjana. “Kami memandang beasiswa ini sebagai investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi unggul yang akan menyongsong Indonesia Emas 2045,” jelas Nurochman.

Ia berharap dukungan dari semua pihak dapat menjadi langkah partisipasi dalam membangun SDM melalui CSR pendidikan. Apalagi pendidikan merupakan investasi masa depan daerah yang berdampak langsung bagi generasi penerus.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi dunia usaha untuk bersama-sama berinvestasi dalam pembangunan SDM Kota Batu,” ajak Nurochman. Dan Program Beasiswa 1000 Sarjana menjadii strategi jangka panjang Pemerintah Kota Batu dalam menciptakan generasi unggul dan kompetitif.

Program beasiswa 100 Sarjana ini menyasar berbagai kalangan masyarakat. Tidak hanya bagi siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga membuka peluang bagi kelompok non- prestasi akademik. Di antaranya, masyarakat kurang mampu, hafiz Al-Qur’an, penyandang disabilitas, hingga guru non-ASN serta perangkat desa. Diharapankan, tidak ada lagi hambatan bagi masyarakat Kita Batu untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana. [nas.kt]

Berita Terkait :  Koramil Banyuputih Tanamkan Wasbang Siswa SMK Ibrahimy 2

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!