Kuatkan Jaringan Ekosistem Terutama dengan Bulog dan juga Pertamina
Banyuwangi, Bhirawa – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat, termasuk beras SPHP, Minyakita, dan LPG 3 kilogram. Untuk mewujudkannya, KDKMP dinilai perlu didukung jaringan distribusi yang kuat bersama Perum Bulog, PT Pertamina Patra Niaga, serta berbagai mitra strategis lainnya.
Hal tersebut disampaikan Khofifah usai meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (18/7).
Menurut Khofifah, keberhasilan KDKMP tidak cukup hanya ditopang legalitas badan hukum, tetapi juga harus diperkuat melalui sistem operasional yang baik, komitmen pengelola, serta kepastian pasokan kebutuhan pokok sehingga mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
“Saya ingin memastikan proses akses ke Bulog dan Pertamina Patra Niaga bisa efektif. Jangan sampai masyarakat datang ke koperasi tetapi beras SPHP tidak tersedia, Minyakita tidak tersedia, atau LPG 3 kilogram juga tidak tersedia. Ketersediaan stok harus dijaga oleh seluruh ekosistem,” tegasnya.
Khofifah menjelaskan, seluruh KDKMP di Jawa Timur telah mengantongi badan hukum sejak Juli 2025. Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah melakukan identifikasi terhadap seluruh koperasi tersebut guna memastikan operasionalnya berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Saat meninjau KKMP Tukangkayu Banyuwangi, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada pengelola beserta seluruh pengurus yang telah menginisiasi dan mengembangkan koperasi hingga menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Timur.
“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada yang telah menginisiasi koperasi kelurahan ini. Operasionalisasinya sangat bergantung pada kekuatan, komitmen, dan kemampuan para pengelolanya,” ujarnya.
Ia mengakui, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah mekanisme akses distribusi kebutuhan pokok melalui Bulog dan Pertamina Patra Niaga. Karena itu, ia berharap regulasi yang mengatur mekanisme tersebut segera diterbitkan agar distribusi barang kebutuhan pokok ke koperasi berjalan lancar.
Menurutnya, KDKMP akan berkembang menjadi pilar ekonomi kerakyatan apabila didukung seluruh pihak, mulai pemerintah daerah, Bulog, distributor, hingga masyarakat sebagai konsumen.
Selain memperkuat fungsi sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, Khofifah juga mendorong KDKMP dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk berpeluang menjadi pemasok kebutuhan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kalau SPPG setempat dapat menyuplai kebutuhan pokok melalui KDKMP, tentu ini akan menjadi kekuatan ekonomi yang besar. Karena itu dukungan lurah, kades, masyarakat, serta orkestrasi pemerintah kabupaten menjadi sangat penting,” ujarnya.
Khofifah juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas produk, termasuk pemenuhan sertifikasi halal, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk yang aman dan terjamin mutunya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur mengapresiasi kemitraan yang telah dibangun KKMP Tukangkayu dengan berbagai lembaga, seperti Perum Bulog, PT Pertamina Patra Niaga, PT Pos Indonesia, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dan ID Food. Sinergi tersebut dinilai memperkuat daya saing koperasi sekaligus memperluas akses pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Tukangkayu Imam Maskun mengharapkan dukungan dari Pemprov Jatim melalui Gubernur Khofifah agar akses produk sembako maupun LPG 3 Kg bisa terdistribusi dengan optimal sekaligus ditingkatkan.
Ia mengungkapkan, KKMP terus menjalin berbagai kemitraan dengan banyak pihak agar bisa memberikan kontribusi dalam pemenuhan terhadap kebutuhan masyarakat di Banyuwangi.
Salah seorang pembeli, Sriyati Warga Tukangkayu Model mengaku bahwa ia dan keluarga sering berbelanja di KKMP karena harganya lebih murah dibanding dengan harga pasaran seperti Minyak Goreng dan telur.
Ia berharap, ke depan banyak komoditi kebutuhan masyarakat bisa lebih mudah didapatkan di KKMP dan tidak ada keterbatasan sembako maupun LPG 3 Kg.
KKMP Tukangkayu saat ini mengembangkan berbagai unit usaha, mulai dari distribusi sembako, simpan pinjam, percetakan, pangkalan LPG Pertamina, layanan Agen Laku Pandai perbankan, Agen Pos Indonesia, hingga pendampingan bagi pelaku UMKM.
Beragam layanan tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun mengembangkan usaha. [ina]


