33 C
Sidoarjo
Monday, July 20, 2026
spot_img

Menko Pangan Salurkan Beras SPHP di Ponpes Tertua Bondowoso, Zulhas: Harga Sembako Tak Boleh Naik

Bondowoso, Bhirawa. – Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Islam Poncogati di Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, yang dikenal sebagai pesantren tertua di Bondowoso, menjadi lokasi penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Sabtu (18/7).

Diketahui bahwa kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka meninjau pelaksanaan pasar murah sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat serta lembaga pendidikan (Pondok Pesantren) di sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Bidang Pangan dan beberapa pihak terkait menyerahkan secara simbolis bantuan beras SPHP kepada warga sebelum didistribusikan kepada 200 penerima manfaat yang tinggal di sekitar lingkungan pesantren.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga beras sekaligus memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kedatangan Zulkifli Hasan disambut Pengasuh Ponpes Nurul Islam Poncogati KH Mas Abdul Mu’iz As’ad, Bupati Bondowoso Abd Hamid Wahid, keluarga besar Ponpes Jhegeteh, para santri, serta masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pengendalian harga kebutuhan pokok merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Atas arahan bapak presiden harus menjaga sembako tidak boleh naik,” ungkap Zulhas.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, ia meminta pemerintah daerah lebih aktif menggelar pasar murah sebagai langkah mengendalikan harga kebutuhan pokok di tengah tren kenaikan harga beras.

Berita Terkait :  Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Program Sekolah Arek Suroboyo Berjalan Maksimal

“Nanti pak bupati kalau boleh sering-sering bikin pasar murah, nanti pak camat juga. Karena sekarang beras mulai pada naik (harga-red), rata-rata Rp16 ribu sampai Rp17 ribu, kasian rakyat kalau kemahalan harganya,” jelasnya.

Menurut Zulhas, penyelenggaraan pasar murah akan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Melalui penyaluran beras SPHP di Ponpes Nurul Islam Poncogati, pemerintah berharap stabilitas harga beras tetap terjaga, ketahanan pangan masyarakat semakin kuat. “Serta akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dapat terus terjamin,”terangnya.

Sementara, Bupati Bondowoso Abd Hamid Wahid menyambut baik serta apresiasi atas perhatian Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Bondowoso melalui berbagai program di bidang pangan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan RI diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan serta memastikan bantuan pemerintah dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,”pungkasnya.

Pemilihan Ponpes Nurul Islam Poncogati sebagai lokasi penyaluran bantuan juga memiliki makna tersendiri. Berdiri sejak 1769 M, pesantren yang kini berusia 257 tahun tersebut merupakan pondok pesantren tertua di Kabupaten Bondowoso dan telah menjadi pusat pendidikan Islam, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat selama lebih dari dua abad.

Berita Terkait :  Miliki Lima Sektor Unggulan, Situbondo Dilaunching sebagai Kabupaten UMKM

Kehadiran pemerintah di lingkungan pesantren dinilai mencerminkan sinergi antara negara dan lembaga pendidikan keagamaan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendekatkan berbagai program pemerintah kepada masyarakat. [san.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!