33 C
Sidoarjo
Monday, July 20, 2026
spot_img

Sambut 412 Siswa Baru, Smamda Surabaya Tingkatkan Predikat

Surabaya, Bhirawa. – SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya sebagai Sekolah Unggulan menyambut sebanyak 412 siswa baru melalui Smamda Inaugurasi 2026 di Lantai 6 Hall Mas Mansyur Smamda Tower, Sabtu (18/7). Kegiatan ini merupakan penutupan dari rangkaian Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) 2026 atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar mulai Senin hingga Jumat (13/7).

Menurut Kepala Smamda Surabaya, Ustadz Mukhlasin ST MPd, untuk tahun ajaran 2026/2027 ini Smamda menerima 412 siswa baru dari total 625 pendaftar. Jumlah itu meningkat dibanding tahun ajaran 2025/2026 sebanyak 373 siswa baru, sedangkan, jumlah lulusan tahun ini sebanyak 394 siswa.

Ustadz Mukhlasin menjelaskan, sejak beberapa tahun terakhir, Smamda sudah mengelompokkan guru-guru di tiap mata pelajaran agar para siswa lebih fokus pada mata pelajaran yang dijalani.

”Guru-guru kami kelompokkan tiap mata pelajaran. Kalau sains ada matematika, fisika, kimia, biologi itu kan jadi satu. Harapan kami kalau serumpun itu, dia bisa diskusi lebih banyak tentang pembelajaran yang ada di sekolah,” ujarnya saat ditemui di sela Smamda Inaugurasi 2026.

”Kalau kami campur adukkan jadi satu, nggak nyambung. Misalnya, guru olahraga dengan guru sains. Harapan kami agar maksimal belajar dengan teman sebayanya, maka dia harus melakukan diskusi dengan teman sebayanya,” jelasnya.

Mukhlasin menegaskan, Fortasi 2026 ini digelar untuk memberikan ruang bagi para siswa melakukan eksplorasi diri maupun mengasah kepemimpinan mereka. Sehingga, pihak sekolah sengaja menyerahkan rangkaian kegiatan Fortasi 2026 ini kepada para siswa sebagai panitia kegiatan.

Berita Terkait :  BPBD Bojonegoro Petakan Kawasan Rawan Bencana

”Fortasi ini didesain anak-anak, sehingga harapan kami persoalan salah, tersandung, terbentur adalah bagian dari pengalaman belajar. Harapan kami kalau salah memang saat ini jangan sampai salah itu terus-menerus, semoga dengan adanya kesalahan itu anak menjadi matang untuk berorganisasi,” jelasnya.

Di sisi lain, untuk meningkatkan prestasi yang diraih Smamda Surabaya selama ini, pihak sekolah mengajak seluruh warga sekolah, terutama peran orang tua siswa dalam menyamakan persepsi hingga memotivasi kepada siswa.

”Kkami sudah berpesan, di SMA Muhammadiyah itu peran serta orang tua bisa apapun. Yang tidak bisanya itu hanya satu, mengubah nilai. Harapan kami Smamda semakin baik, mendengarkan masukan dari semua pihak untuk perbaikan menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Dr Eko Hardiansyah MPsi menegaskan, sebagai sekolah berpredikat Unggul Utama dan Outstanding School, Smamda Surabaya membuktikan diri sebagai sekolah unggulan Muhammadiyah di Jawa Timur.

”Outstanding school ini dibuktikan dengan jumlah murid baru yang terus bertambah. Masyarakat sudah sangat percaya sekolah ini mampu membantu peserta didik, para wali murid untuk tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak yang hebat di masa yang akan datang,” terangnya.

Eko menegaskan, selain SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, ada tiga SMA lainnya dari total 93 SMA Muhammadiyah di Jawa Timur yang meraih predikat outstanding school. Yakni, SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, SMA Muhammadiyah 1 Gresik, dan SMA Muhammadiyah 10 Gresik.

Berita Terkait :  Perkuat Semangat Patriotisme, Rektor Untag Surabaya Pimpin Ziarah ke Makam Bung Karno

”Sekolah harus memiliki visi yang kuat, bagaimana upaya membangun sekolah, serta didukung program-program kerja yang menjamin siswa bisa berprestasi. Selain itu, bagaimana sekolah membangun fasilitas yang adaptif dengan perkembangan zaman,” tandasnya. [fen.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!