Tuban, Bhirawa – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya menggelar aksi sosial dropping air sebanyak 30.000 liter ke wilayah Kec. Grabagan, Kabupaten Tuban pada Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 IJTI, ini dalam pelaksanaannya berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tuban, Polresta Tuban, Kodim 0811 Tuban, serta Perumda Air Minum Tirta Lestari Kab. Tuban.
Pemberangkatan dropping air dimulai dari Makodim 0811 Tuban. Bersama Ketua dan Pengurus IJTI, hadir Kapolresta Tuban, Kombespol Jazuli Dani Iriawan, Dandim 0811 Tuban, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, perwakilan Dinas Kominfo-SP Tuban, serta perwakilan Perumda Air Minum Tirta Lestari.
Baik Dandim 0811, Letkol Galih Sakti Pramudyo maupun Kapolresta Kombespol Jazuli Dani Iriawan sama-sama mendoakan IJTI agar tetap solid dan terus menebar manfaat kepada semua pihak. Pihaknya juga berkomitmen agar kolaborasi ini berlanjut.
Selain itu, berharap agar warga yang terdampak kekeringan di Grabagan Tuban lekas pulih dengan datanganya musim hujan.
Sesuai rencana, ada 6 tangki air yang dikirim ke warga Kec. Grabagan yang membutuhkan. Rinciannya, 4 truk air bantuan dari Perumda Air Minum Tirta Lestari dan 2 tangki dukungan dari Kodim 0811.
Ketua IJTI Korda Pantura Raya, Moh. Mahrus menyampaikan, dropping air dipilih sebagai rangkaian HUT ke-28 IJTI karena situasi di lapangan. Desa Grabagan dan Gesikan, Kec. Grabagan sangat membutuhkan air bersih karena memasuki musim kemarau.
“Selain di wilayah Tuban, kami juga akan menyalurkan air bersih di Bojonegoro sebanyak 16.000 liter air. Ini bukan yang terakhir, ke depan akan dilakukan kegiatan serupa secara berkala,” Ujar Mahrus di lokasi bersama Kapolsek, Danramil serta Pemerintah Kec. Grabagan.
Setelah mengisi air ke jeriken warga, Mahrus menambahkan mobil tangki bergeser ke dusun lain yang telah menunggu kiriman air. Distribusi langsung dikawal oleh personil dari TNI-Polri setempat.
Mahrus juga berterimakasih kepada semua pihak yang bergandengan tangan menyukseskan aksi sosial dropping air kali ini. Semoga kolaborasi baik ini tidak putus.
Salah satu warga Grabagan, Jumiatin (38) beterimakasih kepada IJTI dan instansi terkait yang telah mengirim air bersih ke warga. Di musim kemarau ini, adanya air sangat penting untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.
“Selain untuk mencuci, air bersih juga kami pakai untuk memberi minum hewan ternak,” katanya.
Selain menunggu dropping air, warga selama ini juga sering membeli air tangki hingga toren. Biayanya tidak murah, mulai Rp80.000 hingga Rp160.000 sekali pengiriman.
“Semoga kemarau tahun ini tidak panjang, agar tidak sering membeli air,” harapnya.
Tak hanya dropping air, beberapa kegiatan lain yang digelar IJTI yakni lomba presenter, dan talkshow “Beyond Jurnalism” kepada pelajar Lamongan. Kemudian puncak acara akan digelar di Pendopo Lamongan pada 7 September 2026. [hud.kt]

