28 C
Sidoarjo
Wednesday, September 2, 2026
spot_img

DPUPR Kota Batu Pastikan Pemasangan DUB Tak Halangi Tahapan Preservasi Simpang Empat PaTIH  Berikutnya

Kota Batu, Bhirawa – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) memastikan drainase baru di proyek Preservasi Simpang Empat PaTIH (Panglima Sudirman, Trunojoyo, Indragiri, Hasanuddin) dapat mengalirkan air secara terarah pada sistem kawasan. Untuk iti DPUPR melakukan pengecekan pada tahap pengerjaan pemasangan Double U Box atau DUB. Hal ini juga penting untuk memastikan atau menjamin proyek preservavsi ini tidak berhenti di tengah jalan akibat metode pemasangan DUB yang salah.

Diketahui, DUB merupakan elemen beton bertulang pracetak yang disusun menjadi saluran tertutup berbentuk kotak. “Dengan menggunakan DUB dapat membantu mengurangi risiko genangan, sekaligus memungkinkan area di atasnya tetap dapat ditata sebagai bagian dari struktur jalan sesuai perencanaan,” ujar Esty Dwi Astuti, Kepala DPUPR Kota Batu, Rabu (2/9/2026).

Ia menjelaskan pada tahap ini, unit DUB diangkat dan ditempatkan menggunakan crane karena dimensinya besar dan pemasangannya membutuhkan ketelitian. Tim melakukan pengecekan terhadap posisi, elevasi, dan dimensi. Dan ini harus didukung dengan kesiapan dasar, serta sambungan antar unit agar sesuai dengan gambar rencana sehingga aliran drainase dapat berfungsi dengan baik.

Pada hari sebelumnya (1/9/2026), lanjut Esty, petugas DPUPR telah melakukan pengecekan lapangan yang juga mencakup ruang gerak alat berat. Kemudian juga dilakukanbpengamanan area kerja, akses masyarakat, serta koordinasi langsung dengan pelaksana. Tim teknis mencocokkan kondisi lapangan dengan gambar kerja sebelum tahapan berikutnya dilanjutkan.

Berita Terkait :  Bupati Madiun Beri Arahan Penguatan Sistem Pengendalian Intern

“Monitor yang kita lakukan bukan sekedar melihat progres. Karena setiap tahapan perlu dipastikan tepat posisi, tepat mutu, aman dalam pelaksanaan, dan tidak menimbulkan masalah pada pekerjaan berikutnya,” jelasnya.

Ia menyatakan memahami dan menyadari bahwa selama pembangunan berlangsung, terdapat ketidaknyamanan sementara bagi pengguna jalan dan warga sekitar. Namun, proses ini tetap harus dilakukan agar Simpang Empat PaTIH bisa memiliki sistem drainase yang lebih baik, kawasan yang lebih tertata, serta jalan yang lebih aman dan nyaman digunakan bersama.

“Terima kasih atas kesabaran dan dukungan masyarakat. Sedikit demi sedikit, progres terus berjalan untuk menghadirkan infrastruktur Kota Batu yang semakin baik,” ungkapnya.

Diketahui, dalam proyek preservasi ini dilakukan pelebaran jalan untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi di persimpangan ini. Selain itu lemkot juga akan membangun taman boulevard modern tanpa traffic light Simpang Empat PaTIH. Dan untuk merealisasikan proyek ini, Pemkot Batu telah menyiapkan anggaran Rp10 miliar dari APBD murni tahun 2026 dan merupakan Proyek Strategis Daerah (PSD).

Dengan memiliki kawasan yang semakin tertata, aman, dan mudah diakses diharapkan memperkuat daya tarik Kota Wisata Batu. Hak ini diyakini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka peluang bagi UMKM, pedagang, dan pelaku usaha lokal agar semakin tertata dan berkembang. [nas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!