31 C
Sidoarjo
Wednesday, September 2, 2026
spot_img

Karhutla Gunung Butak Dipadamkan, Tiga Jalur Pendakian Ditutup Demi Keselamatan

Kota Batu, Bhirawa – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Gunung Butak, Kota Batu akhirnya bisa dipadamkan tim gabungan pada Selasa (1/9/2026) pukul 16.17 WIB.

Dalam kaji cepat yang dilakukan diketahui luas kawasan hutan yang terdampak kebakaran mencapai kurang lebih 15 hektare. Di sisi lain, pendaki dievakuasi yang semula berjumlah 185 orang kini sudah bertambah menjadi 271 orang pendaki.

Hingga Selasa (1/9/2026) pukul 19.19 WIB, tim gabungan terus melakukan penyisiran dan pemantauan jalur pendakian yang mengalami karhutla. Hal ini untuk memastikan seluruh pendaki turun dengan aman.

“Saat itu sebanyak 99 pendaki masih dalam proses atau perjalanan turun menuju pos pendakian. Sementara, pendaki lain yang telah tiba di pos pendakian dilaporkan dalam kondisi selamat,” ujar Suwoko, Kepala BPBD Kota Batu, Rabu (2/9/2026).

Dalam penanganan karhutla ini, BPBD Kota Batu bersinergi bersama Perhutani, BPBD Kabupaten Malang, TNI, Polri, Basarnas, petugas pos pendakian, LMDH, PMI, Tagana, Paguyuban Ojek Pendakian Gunung Butak, serta unsur relawan. Dan sebagai langkah pencegahan dan keselamatan, saat ini untuk sementara dilakukan penutupan jalur pendakian Gunung Panderman, Gunung Butak, dan Gunung Bokong. Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi demi keselamatan pendaki menyusul kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Gunung Butak.

“BPBD Kota Batu mengimbau masyarakat dan seluruh pendaki yang melakukan aktivitas ,di kawasan Gunung Panderman, Butak, dan Bokong untuk meningkatkan kewaspadaan di titik- titik karhutla dan rawan karhutla,” imbau Suwoko.

Berita Terkait :  Beban Kerja Guru Maksimal 40 JP, Pembinaan Ekstrakurikuler Kini Bisa Diperhitungkan
Tim Gabungan saat melakukan kordinasi dan pemadaman karhutla di Gunung Butak, Kota Batu, Selasa (1/9/2026).  anas/bhirawa

Diketahui, titik awal karhutla yang terjadi berada di kawasan Gunung Butak, tepatnya di Petak 100 dekat Pos 3 yang masuk Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang dan berjarak sekitar 140 meter dari wilayah Kota Batu. Saat itu juga BPBD Kota Batu bersama unsur gabungan segera melakukan koordinasi dan bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan upaya pemadaman, pembuatan sekat bakar, serta pemantauan terhadap perkembangan api.

Selain penanganan kebakaran, tim gabungan juga terus melakukan penyisiran dan memberikan imbauan kepada para pendaki Gunung Butak untuk segera turun demi memastikan keselamatan seluruh pendaki yang berada di jalur. Berdasarkan data terbatu dari Admin Pos Pendakian Gunung Panderman–Butak, terdapat sebanyak 271 pendaki yang berada dalam pendakian Gunung Butak. Mereka terdiri dari 176 pendaki yang naik pada hari sebelumnya, dan 95 pendaki yang masih berada di jalur dari pendakian sebelumnya.

Langkah antisipasi karena kawasan pegunungan masih berpotensi terdampak asap maupun meluasnya titik api. Petugas juga telah melakukan pendataan untuk memastikan tidak ada pendaki yang tertinggal di jalur. Dan pendaki diimbau tidak memaksakan diri atau menerobos jalur yang telah ditutup sampai ada pemberitahuan resmi mengenai pembukaan kembali.

Diketahui, aksesibilitas medan menuju lokasi karhutla menjadi tantangan tersendiri bagi personel di lapangan saat melakukan pemadaman. Area yang terbakar berada di kawasan berlereng terjal sehingga memerlukan strategi khusus serta dukungan personel dan logistik yang memadai.

Berita Terkait :  Hari Jadi Provinsi Jatim ke-80, Wagub Jatim Emil Ziarah Mantan Gubernur Jatim di Sampang

Suwoko menerangkan bahwa posisi titik api secara administratif berada di wilayah Pujon, Kabupaten Malang. Kendati demikian, tim gabungan bergerak naik melakukan perintisan lewat Pos Pendakian Panderman yang berada di Kota Batu. [nas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!