28 C
Sidoarjo
Thursday, September 3, 2026
spot_img

Dinilai Berhasil, Dinkominfo Rembang Studi Tiru  Ke Diskominfo SP Tuban

Tuban, Bhirawa – Penguatan kapasitas kehumasan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun komunikasi pemerintah yang efektif dengan masyarakat. Karena itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Rembang melakukan Studi Tiru dan Focus Group Discussion (FGD) di Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Tuban, Kamis (3/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Dinkominfo Rembang tidak sekadar berdiskusi, tetapi juga bertukar pengalaman mengenai praktik baik yang telah diterapkan Diskominfo SP Tuban dalam mengelola komunikasi publik.

Untuk itu, sejumlah aspek menjadi pokok pembahasan dalam FGD, meliputi pengelolaan media sosial, relasi media, pengelolaan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL), serta strategi komunikasi (Strakom).

Adapun rombongan Dinkominfo Rembang dipimpin JF Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda, Rudy Heryanto, S.Hum., M.A., selaku Subkoordinator Pengelolaan Komunikasi Publik.

Sementara itu, kedatangan rombongan diterima Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo SP Tuban, Rita Zahara Afrianti, AP., M.M.

Kehadiran Dinkominfo Rembang di Tuban tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sekaligus mengembangkan pelaksanaan tugas kehumasan.

Melalui forum tersebut, pengalaman yang telah diterapkan di Tuban diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran untuk memperkaya pengelolaan komunikasi publik di Rembang.

Sejalan dengan tujuan tersebut, Rudy Heryanto mengatakan studi tiru menjadi kesempatan bagi Dinkominfo Rembang untuk memperoleh gambaran mengenai pengelolaan komunikasi publik yang telah diterapkan di Tuban.

Berita Terkait :  Bupati Madiun Sampaikan Apresiasi Seluruh Santri

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran dalam mengembangkan pelaksanaan tugas kehumasan di daerahnya.

“Kami ingin mendapatkan pengalaman dan praktik baik yang sudah diterapkan di Tuban, terutama dalam pengelolaan media sosial, relasi media, LPPL, dan strategi komunikasi. Harapannya, hasil dari studi tiru ini dapat menjadi bahan untuk pengembangan tugas kehumasan di Rembang,” ujar Rudy.

Di sisi lain, Rita Zahara Afrianti menyampaikan bahwa pertukaran pengalaman antardaerah menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengembangkan pengelolaan komunikasi publik.

Oleh sebab itu, Diskominfo SP Tuban berbagi pengalaman mengenai sejumlah praktik yang selama ini diterapkan dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Kami senang dapat berbagi pengalaman dan praktik baik yang selama ini kami terapkan. Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan dalam FGD ini dapat memberikan tambahan wawasan dan menjadi bahan pengembangan pengelolaan komunikasi publik di Rembang,” kata Rita.

Dalam pembahasan media sosial, misalnya, kedua pihak berbagi pengalaman terkait pengelolaan kanal informasi pemerintah sebagai sarana menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dari pembahasan tersebut, diskusi kemudian berlanjut pada relasi media, khususnya pengalaman membangun komunikasi dengan insan pers sebagai bagian dari penyebarluasan informasi pemerintahan.

Selain itu, pengelolaan LPPL turut menjadi materi yang dibahas. Pembahasan ini kemudian dilengkapi dengan strategi komunikasi, sehingga forum dapat melihat keterkaitan antara pengelolaan berbagai kanal komunikasi dengan upaya menyampaikan informasi pemerintah kepada masyarakat.

Berita Terkait :  Penuhi Harapan Warga, Pemdes Tiremenggal Gresik Bangun JUT dan Dua Lapangan Bola Voly

Dengan rangkaian pembahasan tersebut, kegiatan menjadi ruang berbagi pengalaman antarpemerintah daerah. Praktik baik yang telah berjalan di Diskominfo SP Tuban selanjutnya dapat menjadi referensi bagi Dinkominfo Rembang untuk mengembangkan pelaksanaan tugas kehumasan sesuai kebutuhan dan karakteristik daerahnya. [hud.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!