Bojonegoro, Bhirawa – Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Bojonegoro terus memastikan kualitas beras dalam program bantuan pangan (Banpang) tetap terjaga sebelum disalurkan kepada masyarakat. Hingga 9 Juni 2026, sebanyak 141.687 penerima bantuan pangan (PBP) telah menerima bantuan berupa beras medium dan minyak goreng.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Zaenal Fanani, mengatakan pihaknya terlibat langsung dalam pengawasan penyaluran bantuan, mulai dari pengecekan di tingkat mitra hingga gudang Bulog.
“Kualitas masih terjaga karena kami melakukan pengecekan mulai dari mitra hingga gudang Bulog,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).
Menurut Zaenal, DKPP bersama sejumlah instansi juga melakukan monitoring kualitas bantuan pangan di lapangan. Hasil pemeriksaan menunjukkan beras yang disalurkan memenuhi standar kelayakan konsumsi.
“Dari hasil pengetesan, baik aroma, rasa maupun warna, beras layak dikonsumsi. Saat dimasak rasanya enak dan wangi,” katanya.
Ia juga mengapresiasi progres penyaluran bantuan pangan yang telah mencapai sekitar 70 persen. DKPP berharap distribusi bantuan dapat selesai sesuai target sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Bojonegoro.
“Harapannya seluruh masyarakat penerima bisa segera merasakan manfaat bantuan pangan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Pemimpin Cabang Perum Bulog KC Bojonegoro, Umar Said, mengungkapkan hingga 9 Juni 2026 penyaluran bantuan pangan telah menjangkau 23 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
Total bantuan yang telah disalurkan berupa beras medium sebanyak 2.833,74 ton dan minyak goreng 566.748 liter.
“Jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Bojonegoro mencapai 199.835 PBP. Setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras medium dan 4 liter minyak goreng,” jelas Umar.
Bulog Bojonegoro menargetkan seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan sepenuhnya pada 15 Juni 2026 mendatang.
“Kami optimistis penyaluran bisa selesai 100 persen sesuai target,” tandasnya. [bas.kt]


