Surabaya, Bhirawa – Komando Resor Militer (Korem) 084/Bhaskara Jaya menggelar kegiatan Pembinaan Kesadaran Bela Negara bersama Keluarga Besar TNI Tahun Anggaran 2026 di Aula Korem setempat, Rabu (10/6/2026). Mengusung tema “Melalui Penguatan Bela Negara, Kita Perkokoh Generasi Muda Keluarga Besar TNI yang Solid, Berkarakter dan Berjiwa Nasionalis”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga bangsa.
Acara dipimpin oleh Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Kav Ivan Alfa, selaku perwakilan Komandan Korem. Berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh semangat, kehadiran para peserta dari berbagai unsur Keluarga Besar TNI menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan serta membentuk karakter generasi muda sebagai aset strategis bagi bangsa.
Dalam sambutan Danrem yang dibacakan Kasiter, ditegaskan bahwa semangat bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab para prajurit semata, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda. Penguatan kesadaran ini dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang berkarakter, berintegritas, cinta tanah air, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
Danrem juga menekankan pentingnya memperdalam pemahaman mengenai ideologi kebangsaan, melalui penanaman nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, semboyan Bhinneka Tunggal Ika, serta prinsip NKRI Harga Mati. Nilai-nilai luhur tersebut harus terus diwariskan secara berkelanjutan agar tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Selain memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, generasi muda Keluarga Besar TNI diharapkan mampu mengembangkan jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta integritas yang tinggi. Karakter tersebut menjadi bekal utama agar mereka dapat menjadi teladan sekaligus agen perubahan positif di lingkungan masyarakat.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, Danrem juga mengingatkan pentingnya membekali generasi muda dengan literasi digital serta kewaspadaan terhadap ancaman non-militer, seperti paham radikalisme, penyebaran berita bohong, hingga berbagai tantangan sosial lainnya. Menurutnya, bela negara di era modern ini tidak hanya diwujudkan melalui kekuatan fisik, tetapi juga melalui kecerdasan berpikir, kepedulian sosial, dan kesiapan menghadapi perkembangan zaman.
Menutup sambutannya, Danrem mengajak seluruh komponen Keluarga Besar TNI untuk terus memelihara soliditas dan keharmonisan, serta memperkuat sinergi antara TNI, keluarga, lingkungan pendidikan, dan masyarakat luas. Dengan kebersamaan dan semangat bela negara yang kokoh, diharapkan lahir generasi penerus yang tangguh, berkarakter, dan berjiwa nasionalis guna mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan berdaulat. [iin.kt]


