Mojokerto, Bhirawa
Sebuah kolaborasi manis dilakukan Koramil 0815/08 Mojosari bersama UPTD Puskesmas Mojosari dalam menangani warga ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) akhirnya sukses mengantarkan ke RSJ Menur Surabaya untuk mendapatkan penanganan kesehatan yang layak.
ODGJ berisial M warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Mojosari yang menderita gangguan jiwa ini, cukup lama, namun belum mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadahi, karena hanya tinggal di rumahnya saja. Tetapi dengan pendekatan humanis Babinsa Koramil 0915/08 Sertu M Yahya dan para Nakes Puskesmas, akhirnya berhasil menyadarkan keluarga dan penderita.
Meski awalnya ada penolakan atas kepedulian kesehatan ini akhirnya berhasil mengantarkan penderita ke RSJ Menur Surabaya, Selasa (9/6).
Sertu M Yahya Pasaribu tampak aktif mendampingi dan memberikan pendekatan humanis kepada pasien. Kehadiran Babinsa tidak hanya untuk membantu kelancaran proses evakuasi dan pengamanan, tetapi juga memberikan rasa tenang kepada pasien maupun keluarga yang mendampingi.
”Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga binaan, khususnya yang membutuhkan perhatian dan penanganan kesehatan,” ungkap Sertu M Yahya
Diawali dengan pemberangkatan pasien dari Mojosari menggunakan ambulans PMKS. Setibanya di RS Menur Surabaya, pasien langsung diserahkan kepada pihak RS untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh tenaga medis yang kompeten.
Kegiatan ini melibatkan unsur lintas sektor, diantaranya Kasi Kemasyarakatan Kelurahan Kauman Eko, Perawat Puskesmas Mojosari Putri AMd Kep, petugas Dinas Sosial Iwan, serta Perawat Kelurahan Kauman, Hilda AMd Kep.
Dengan pendampingan yang penuh empati dan koordinasi yang baik antar instansi, proses rujukan berjalan lancar. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menegaskan peran TNI peduli terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan di lingkungan binaannya. [min.fen]


