Pemkab Tulungagung, Bhirawa
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, meresmikan Jembatan Garuda di Dusun Kebonduren Desa Kates Kecamatan Kauman, Selasa (9/6).
Peresmian jembatan berwarna merah putih tersebut dilakukan bersama Dandim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio.
“Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto secara langsung. Pembangunannya dilaksanakan bareng-bereng pemerintah, TNI/Polri dan masyarakat,” ujar Plt Bupati Baharudin, usai acara peresmian.
Ia menyebut Jembatan Garuda di Desa Kates tersebut sangat berguna bagi masyarakat. Utamanya untuk kelancaran perekonomian warga dan pendidikan karena digunakan siswa menuju sekolah mereka.
“Jadi manfaatnya banyak sekali. Selain juga untuk jaga stabilitas komunikasi dengan baik dan mengangkat perekonomian serta meringankan biaya aktivitas masyarakat,” paparnya.
Plt Bupati Baharudin mengakui jika sebelum dibangun Jembatan Garuda, keadaan jemnbatan sebelum nya relatif kecil dan sudah mengalami kerusakan.
“Jembatan sebelumnya kecil dan dibangun pada tahun 1985. Terus ada kerusakan, diusulkan langsung ke presiden dan ada jawaban, kemudian dilaksanakan oleh TNI,” tuturnya.
Sementara itu, Dandim Hanny mengungkapkan jika Jembatan Garuda di Desa Kates berukuran lebar 3,5 meter dan panjangnya mencapai sampai 6 meter.
Jembatan Garuda dari beton tersebut merupakan pembangunan yang kelima di Tulungagung, selain juga satu jembatan gantung.
“Nanti dalam waktu dekat akan juga dibangun Jembatan Amco. Jadi ini memang langsung programnya Bapak Presiden dan TNI AD khususnya Kodim yang diperintahkan untuk membantu pembangunannya,” paparnya.
Saat ini untuk Jembatan Garuda, menurut perwira menengah TNI ini, di Tulungagung telah terbangun di Kecamatan Kalidawir sebanyak dua jembatan.
Kemudian satu di Desa Kates dan dua jembatan lainnya di Desa Samar dan Desa Gondanggunung di Kecamatan Pagerwojo.
“Untuk biayanya, satu Jembatan Garuda bervariatif. Tergantung besar kecilnya. Kisarannya antara Rp 200 juta sampai Rp 300 juta,” paparnya.
Acara peresmian juga dimeriahkan dengan pemotongan nasi tumpeng yang disertai doa bersama. Selain juga pertunjukan tari tiban. [wed.dre]


