28.4 C
Sidoarjo
Tuesday, June 9, 2026
spot_img

Perkuat Layanan Publik, Wali Kota Malang Sumpah 50 PNS Baru dan Pejabat Fungsional

Pemkot Malang, Bhirawa
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus bergerak cepat dalam memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur guna mendongkrak kualitas pelayanan publik.

Langkah strategis ini ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji terhadap 50 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024, sekaligus pelantikan sembilan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke dalam jabatan fungsional di lingkungan Pemkot Malang, Selasa (9/6) kemarin.

Prosesi sakral yang berlangsung di gedung serbaguna Pemkot Malang tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.

Wahyu Hidayat menegaskan bahwa kehadiran para PNS baru ini mengemban misi besar untuk membawa gerbong birokrasi Pemkot Malang ke arah yang lebih inovatif dan responsif.

“Keberadaan para PNS baru ini harus mampu menambah energi, ide, dan semangat baru dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat. Ini sekaligus melengkapi kebutuhan SDM pada perangkat daerah agar kinerja organisasi semakin efektif, responsif, dan profesional,” tegas Wahyu Hidayat.

Terkait pelantikan sembilan ASN pelaksana yang beralih ke jabatan fungsional, orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang ini mengingatkan bahwa momentum ini bukan sekadar formalitas administratif belaka.

Melainkan, merupakan titik awal pembuktian komitmen sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat sejati. Wahyu menilai, tantangan birokrasi ke depan akan semakin kompleks seiring melesatnya tuntutan masyarakat.

Publik hari ini menginginkan model pelayanan yang serba cepat, transparan, mudah diakses, serta solutif. Oleh karena itu, ia menitipkan tiga pesan utama bagi para PNS yang baru diambil sumpahnya.

Berita Terkait :  Polres Malang Tak Larang Sound Horeg, Ingatkan Jaga Ketertiban Masyarakat

Pertama, wajib menjunjung tinggi integritas dan membentengi diri dari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Kedua, memberikan pelayanan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.

Ketiga, terus mengasah kapasitas diri melalui penguasaan teknologi informasi.

“ASN yang dibutuhkan saat ini adalah aparatur yang kompeten, berintegritas, adaptif, dan memiliki semangat melayani,” imbuhnya.

Guna memastikan keberlanjutan reformasi birokrasi yang sehat, Wahyu Hidayat membeberkan bahwa Pemkot Malang kini mulai mengunci penerapan sistem manajemen talenta (talent management system) sebagai fondasi utama pengembangan karier ASN.

Lewat sistem objektif ini, urusan promosi dan mutasi pegawai tidak lagi didasarkan pada faktor subjektivitas, melainkan murni mengacu pada rekam jejak kompetensi dan kinerja riil di lapangan.

“Dengan manajemen talenta, kita bisa melihat kompetensi dan kinerja ASN secara gamblang. Penempatan jabatan akan dilakukan lebih terukur berdasarkan potensi dan profesionalisme masing-masing ASN,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota optimistis bahwa penerapan sistem baru ini akan memicu iklim kompetisi yang sehat di internal Pemkot Malang.

“Melalui sistem ini, ASN yang memiliki kompetensi dan kinerja terbaik akan mendapatkan ruang pengembangan karier secara objektif dan transparan,” pungkasnya. [mut.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!