31.7 C
Sidoarjo
Wednesday, June 10, 2026
spot_img

Swarna Wastra Nusantara 2026, Arumi Dorong Inovasi dan Pasar bagi UMKM Wastra & Kriya Jatim

Jakarta, Bhirawa — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, menghadiri Opening Ceremony Road to HUT Dekranas ke-46 Swarna Wastra Nusantara 2026 yang berlangsung di Ruang Garuda, Kementerian Perindustrian RI, Jakarta, Selasa (9/6).

Acara yang diinisiasi Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) bersama Kementerian Perindustrian itu menjadi wujud komitmen bersama untuk melestarikan dan mengembangkan wastra serta produk kriya Indonesia agar lebih kompetitif di pasar nasional dan internasional.

Keterlibatan Jawa Timur dalam pameran dan kegiatan tingkat nasional, menurut Arumi, memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pelaku usaha wastra dan kriya di daerah. Kegiatan semacam ini tidak hanya sebagai ajang pamer, tetapi juga ruang belajar yang memperluas wawasan mengenai perkembangan industri kreatif yang dinamis.

“Efeknya selalu berkembang. Di antaranya terdapat penemuan teknik baru, tren baru, maupun warna-warna baru dari berbagai kombinasi yang dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM di Jawa Timur,” ujar Arumi.

Arumi menambahkan bahwa program pelatihan dan pendampingan yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian turut memperkuat kapasitas pelaku usaha di daerah. Fasilitasi dari Dekranasda Jawa Timur, dipadu dengan informasi dan referensi tingkat nasional, menjadi modal penting bagi peningkatan kualitas produk UMKM.

“Fungsi dan manfaatnya ketika kita aktif mengikuti kegiatan dari kementerian, selain kita (dekranasda jatim) melakukan fasilitasi pelatihan kepada UMKM, kita juga mendapatkan lebih banyak referensi dan informasi mengenai teknik maupun tren yang berkembang di Indonesia untuk kemudian kita bawa ke Jawa Timur,” katanya.

Berita Terkait :  Lima Ilmuwan UB Masuk Daftar 2% Peneliti Terbaik Dunia

Kehadiran pelaku usaha dari berbagai daerah yang rutin mengikuti pameran di Jawa Timur memberi sinyal positif bagi pertumbuhan pasar lokal. Arumi mengungkapkan kebahagiaannya melihat antusiasme tersebut, yang menurutnya menunjukkan posisi Jawa Timur sebagai salah satu pasar potensial untuk produk kriya dan wastra nasional.

“Tadi yang saya senang ketika menghadiri acara ini, ada beberapa pengusaha dari luar Jawa Timur yang sudah secara rutin mengikuti pameran yang kami adakan di Jawa Timur. Alhamdulillah, Jawa Timur, khususnya Surabaya, sudah dianggap sebagai pasar yang baik untuk Indonesia Barat maupun Indonesia Timur,” tuturnya.

Arumi menilai bahwa keterlibatan pengusaha luar daerah itu menjadi indikator keberhasilan promosi dan penyelenggaraan pameran di Jawa Timur. Selain menarik minat peserta, acara seperti ini juga membantu mereka menemukan pasar yang tepat.

“Mereka bukan hanya rutin mengikuti pameran, tetapi juga laris dan cuan. Itu penting, karena berarti ada market yang potensial,” pungkasnya.

Setelah mengikuti rangkaian opening ceremony, Arumi meninjau area pameran Swarna Wastra Nusantara 2026. Ia mengunjungi sejumlah stan peserta, berdialog dengan pegiat fashion, perajin, dan pelaku usaha kriya dari berbagai daerah. Dalam pertemuan hangat itu, pembicaraan mengangkat isu perkembangan industri wastra dan kriya, inovasi produk, serta peluang pemasaran yang dapat dikembangkan untuk memperluas daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun internasional. [aya.kt]

Berita Terkait :  Akselerasi Transisi Konstruksi Hijau, Bersama I2RI, SIG Perkuat Applied Research & Innovation

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!