Pemkab Situbondo, Bhirawa. – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo bersama Yayasan John Fawchet Fondation atau JFF kembali menggelar bakti sosial operasi katarak massal sebagai upaya menekan angka kebutaan akibat katarak di wilayah Situbondo, Selasa (21/7).
Menurut Bupati Mas Rio, kegiatan yang di selenggarakan di GOR Kota Situbondo dan berlangsung selama empat hari ini menyasar pada masyarakat hingga ke pelosok desa agar layanan kesehatan mata dapat dijangkau lebih luas.
“Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan. Pemkab menegaskan bahwa pelayanan kesehatan, termasuk penanganan katarak, harus terus berlanjut secara berkesinambungan tanpa bergantung pada pergantian kepala daerah,” tutur Mas Rio
Pada pelaksanaan tahun ini, aku Mas Rio, panitia melibatkan 30 tenaga paramedis dan enam dokter spesialis mata yang berasal dari Situbondo maupun perwakilan Jawa Timur. Mereka memberikan pelayanan pemeriksaan, operasi, hingga edukasi kepada masyarakat.
“Target operasi tahun ini ditingkatkan menjadi 240 pasien, lebih banyak dibandingkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata menangani sekitar 200 pasien. Selain itu, tim medis menargetkan pemeriksaan atau skrining terhadap 2.000 warga selama kegiatan berlangsung,” ungkap Mas Rio.
Tidak hanya menyasar masyarakat umum, pada hari terakhir pelaksanaan tim kesehatan juga mengagendakan pemeriksaan kesehatan mata bagi siswa sekolah dasar di dua sekolah sebagai langkah deteksi dini gangguan penglihatan pada anak.
“Berdasarkan hasil skrining yang dilakukan melalui puskesmas di berbagai wilayah, tahun ini ditemukan sebanyak 446 kasus katarak. Meningkatnya jumlah temuan tersebut menunjukkan bahwa sosialisasi dan upaya penjangkauan hingga ke desa-desa semakin efektif, sekaligus meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan mata,” ulas Mas Rio.
Selain melakukan tindakan operasi, tim medis memberikan edukasi kepada pasien sebelum dan sesudah operasi agar proses pemulihan berjalan optimal.
“Edukasi tersebut juga bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata dan melakukan pemeriksaan sejak dini,” tegas Mas Rio
Ke depan, sambung dia, Pemkab Situbondo bersama Yayasan John Foirset berencana menggelar operasi katarak massal sebanyak dua hingga tiga kali dalam setahun.
“Program tersebut akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan dukungan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya menekan angka kebutaan serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Situbondo,” pungkasnya. (awi.hel)


