28.9 C
Sidoarjo
Tuesday, October 20, 2026
spot_img

Kembangkan Futech Farm, Kampus ITS Dorong Digitalisasi Sektor Peternakan Ayam Petelur


Surabaya, Bhirawa – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembangkan “Futech Farm”, sebuah inovasi sistem kandang pintar (smart poultry farm) berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk peternak ayam petelur.

Sistem Futech Farm dirancang untuk menjawab berbagai tantangan klasik yang kerap dialami para peternak lokal, seperti keterikatan waktu di kandang, risiko penyakit menular, hingga tingginya operasional pakan.

Rektor ITS Prof. Dr. (HC). Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., IPU, ASEAN Eng. menjelaskan pendampingan diberikan mencakup berbagai aspek strategis guna memastikan keberlanjutan produk inovasi kampus di pasar industri.

“Futech Farm salah satu startup kami, ITS memberikan pendampingan bisnis, membantu pencarian investor lewat business matching, hingga memfasilitasi kebutuhan kantor dan penggunaan peralatan produksi di STP ITS, harapannya, sarana pendukung manufaktur yang ada dapat dimanfaatkan untuk memproduksi komponen kandang secara mandiri,” jelasnya.

Beliau mengukapkan ITS bersama tim pengembang berencana menguatkan kolaborasi dengan kementerian terkait, seperti Kementerian Transmigrasi, untuk mendorong penerapan teknologi peternakan pintar ini di wilayah-wilayah perbatasan dan daerah transmigrasi.

Mahasiswa pascasarjana ITS sekaligus Pengembang Futech Farm Muhammad Samsuddin mengatakan bahwa inovasi dirancang sejak awal tahun 2026 latar belakang pengembangannya tak lepas dari maraknya peternak mandiri yang gulung tikar akibat tingginya tingkat kegagalan manajemen ternak secara manual.

“Data menunjukkan sekitar 80 persen peternak mengalami kegagalan karena kurangnya edukasi tata kelola ternak dan keterikatan fisik di kendang, lewat sistem Futech Farm, pemberian pakan dan minum diatur otomatis melalui smartphone atau tombol kontrol di lokasi,” katanya.

Berita Terkait :  Ajak Siswa dan Masyarakat Kuasai Iptek Melalui Pagelaran Festival Literasi Disperpusip

Selain otomatisasi pakan, Samsuddin mengukapkan Futech Farm dilengkapi kamera kecerdasan buatan (AI) yang terpasang pada jalur pakan, berfungsi melakukan sensing kondisi kesehatan ternak secara berkala sebanyak dua kali sehari.

“Jika terdeteksi indikasi anomali atau gejala sakit pada ayam berbasis nomor ID, sistem langsung mengirim notifikasi ke ponsel pengguna, aplikasi memberikan rekomendasi tindakan, jenis vaksin atau vitamin yang dibutuhkan, dosis, hingga panduan pembeliannya,” tuturnya.

Lanjut Samsuddin menyampikan efisiensi diterapkan pada proses panen telur menggunakan sistem conveyor otomatis, penanganan bau kotoran dengan penyemprotan zat khusus, serta pemanfaatan solar panel guna menekan beban daya listrik operasional.

Ia mengatakan paket teknologi Futech Farm dibanderol senilai Rp35 juta mencakup infrastruktur fisik, modul IoT, hingga akses aplikasi dan fitur AI, populasi 2.000 ekor ayam, teknologi ini mampu memangkas kebutuhan tenaga kerja dari empat orang menjadi hanya satu orang.

“Peternak bisa menghemat biaya operasional hingga Rp9 juta per bulan, sehingga estimasi Return on Investment atau BEP (Break Even Point) dapat dicapai dalam waktu empat bulan, sistem Futech Farm tidak dilepas begitu saja, aplikasi juga dilengkapi dengan layanan konsultasi berbasis chatbot AI, panduan harian perawatan ternak, serta customer service interaktif,” paparnya.

Ia menambahkan Futech Farm telah dimanfaatkan oleh peternak di wilayah Madura (Bangkalan) serta merambah ke wilayah Papua.

Berita Terkait :  Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Berkeadilan, BULD DPD RI Dorong Reformasi Tata Kelola Pendidikan Daerah

“Kami sedang menjajaki riset pakan berbasis alga bersama peneliti Biologi ITS untuk meningkatkan mutu telur menjadi omega-3 dengan harga pakan yang lebih ekonomis,” imbuhnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!