29.2 C
Sidoarjo
Thursday, May 7, 2026
spot_img

Kelas Khusus Olahraga Sidoarjo Tambah Tiga Cabang Baru, Seleksi SPMB 2026 Resmi Dimulai


Sidoarjo, Bhirawa
Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk program Kelas Khusus Olahraga (KKO) jenjang SMP di Kabupaten Sidoarjo resmi dibuka pada Kamis (7/5/2026) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Tahun ini, program unggulan tersebut semakin lengkap dengan penambahan tiga cabang olahraga baru, yakni catur, karate, dan bola voli pantai.

Pelatih Program KKO Kabupaten Sidoarjo, M. Chusaini, menjelaskan bahwa sebelumnya telah tersedia tujuh cabang olahraga yang dibina, yaitu atletik, renang, panahan, petanque, catur, bulu tangkis, dan sepatu roda. Dari jumlah tersebut, enam cabang dilatihkan di SMP Negeri 2 Sidoarjo, sedangkan cabang petanque berlokasi di SMP PGRI 9.

“Tahun ini, SMP Negeri 1 Tulangan turut membuka program KKO dengan cabang olahraga karate dan pencak silat, mengingat sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah tersebut sudah sangat memadai,” ungkapnya.

Rangkaian seleksi SPMB KKO tahun 2026 berlangsung secara bertahap. Tanggal 7 Mei dilaksanakan tes fisik, dilanjutkan dengan tes keterampilan cabang olahraga pada tanggal 8 Mei, dan puncaknya pada tanggal 9 Mei berupa tes psikologi serta wawancara untuk menilai kesiapan mental peserta dalam mengikuti program ini.

Menurut Chusaini, program KKO baru saja meluluskan angkatan pertamanya pada tahun 2025 lalu. Bahkan, dua orang alumni pada tahun ini baru saja berhasil meraih juara dalam Kejuaraan Nasional cabang akuatik. Prestasi ini membuktikan bahwa program ini mampu mencetak bibit-bibit atlet unggulan, tidak hanya untuk tingkat kabupaten, tetapi juga berpotensi menjadi andalan Jawa Timur hingga tingkat nasional.

Berita Terkait :  KONI Jatim Berharap Prestasi Meningkat, Bupati Minta Armand Van Kempen Pimpin KONI Situbondo

“Program KKO ini bertujuan untuk membina dan mencetak calon atlet Sidoarjo sejak usia dini. Perlu diketahui, program ini merupakan yang pertama kali dirintis di Provinsi Jawa Timur, sehingga saat ini banyak daerah lain yang mulai tertarik meniru keberhasilan yang telah dicapai,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, S.Sos., M.Si., menilai keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi yang sangat baik antara Disporapar dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo.

“Kami menyiapkan tenaga pelatih yang kompeten, sementara pihak sekolah menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Kerja sama ini terbukti sangat efektif,” ujar Yudhi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, program KKO dirancang sedemikian rupa agar siswa yang memiliki bakat di bidang olahraga tetap dapat mengikuti pelajaran akademik dengan lancar tanpa terganggu, begitu pula sebaliknya. Setiap kelas dalam program ini dibatasi hanya menampung 32 siswa agar pembinaan dapat berjalan lebih maksimal.

“Kami berharap semakin banyak sekolah di Sidoarjo, baik negeri maupun swasta, yang berminat menyelenggarakan program serupa. Sebab, melalui KKO ini, siswa tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga tetap dapat meraih prestasi akademik yang gemilang,” harapnya. [kus.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!