Bangkalan, Bhirawa
Upaya pemerintah untuk mempercepat Realisasi Sekolah Rakyat (SR), guna meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, terus dilakukan, salah satunya di Kabupaten Bangkalan.
Guna mempercepat realisasi SR, Bupati dan Wakil Bangkalan, langsung kunjungi Kementerian Sosial RI, dan menyampaikan komitmen kesiapan realisasikaan SR di Bangkalan.
Meski belum memiliki gedung permanen, karena masih tahap pembebasan lahan, Kabupaten Bangkalan sementara menempatkan SR di Balai Diklat sebagai sekolah rintisan. Bahkan berdasarkan data yang ada, jumlah pendaftar peserta didik yang mencapai lebih dari 600 orang.
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dalam arahannya menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi nasional, pengentasan kemiskinan yang terintegrasi dengan program perlindungan sosial, rehabilitasi sosial, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis data terpadu.Rabu (6/5).
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan amanat konstitusi bahwa fakir miskin dan anak terlantar harus dipelihara oleh negara, melalui akses pendidikan yang berkualitas dan merata.
Sementara itu, Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, saat di hadapan Menteri Sosial RI, menyampaikan dengan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, diharap semakin banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu di Bangkalan memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik sebagai bekal membangun masa depan yang lebih sejahtera.
Paparan tersebut disampaikan di hadapan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dalam rapat koordinasi percepatan program Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari agenda nasional penanggulangan kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangkalan, telah menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung, termasuk kesiapan lahan untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat yang direncanakan berada di Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan.
Bupati Bangkalan, menyebut pemilihan lokasi tersebut dilakukan secara strategis karena berada di wilayah dengan kantong kemiskinan yang cukup tinggi di Kabupaten Bangkalan, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk lahannya sudah siap. Sebelumnya memang sempat dalam proses pembebasan, namun saat ini sudah clear. Kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat bisa segera dilaksanakan tahun ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Bupati Lukman Hakim.
Saat ini, pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bangkalan masih memanfaatkan fasilitas sementara dengan menggunakan Balai Diklat sebagai sekolah rintisan. Meski belum memiliki gedung permanen, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut dinilai sangat tinggi.
Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 600 calon peserta didik. Namun, keterbatasan kapasitas ruang membuat belum seluruh calon siswa dapat tertampung.
“Kami melihat animo masyarakat sangat besar. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat kurang mampu memang sangat tinggi. Karena itu kami berharap pembangunan gedung permanen dapat segera terealisasi,” tambahnya. [lis.gat]


