29.2 C
Sidoarjo
Thursday, May 7, 2026
spot_img

Warga Resah Limbah Tambak Udang Vaname di Buang ke Sungai Penghasilan Menurun


Gresik, Bhirawa
Nelayan Desa Banyuurip Kecamatan Ujungpangkah resah, dengan limbah aktivitas tambak modern Vaname. Dibuang ke aliran sungai mengeluarkan bau menyengat, sehingga membunuh habitat ikan menjadi mata pencaharian masyarakat.

Samari (55), warga Desa Banyuurip mengatakan, bahwa aktivitas pembuangan limbah dari hasil endapan air. Berlangsung sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, limbah dibuang melalui pintu air yang terhubung dengan laut. Kuat dugaan aktivitas pembuangan limbah tambak Vaname, tidak menggunakan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), tetapi langsung dibuang begitu saja.

“Sekarang kepiting dan ikan-ikan lain, banyak yang mati. Sehingga penghasilan kami berkurang drastis, sejak ada limbah tambak Vaname. Jika kondisi ini dibiarkan, maka limbah akan lebih berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar.”ujarmya.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik Jauzi mengatakan, bahwa sejauh ini telah menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan (Verlap). Termasuk melihat secara langsung pintu pembuangan limbah, dan kondisi air yang sudah tercemar.

“Hasil verifikasi lapangan akan kami kaji terlebih dahulu, kemudian kita akan memanggil pihak pemilik tambak udang Vaname. Karena telah melakukan aktivitas pembuangan limbah, yang mencemari lingkungan dan membutuhkan masyarakat sekitar resah,”jelasnya.

Ditambahkan Jauzi, bahwa DLH juga akan meminta kelengkapan dokumen izin lingkungan. Kepada pemilik tambak udang Vaname, akan kita minta kelengkapan izin-izin tambak udang Vaname tersebut, termasuk izin lingkungan. [kim.gat]

Berita Terkait :  Satpol PP Jatim Respons Cepat Aduan Dugaan Penyerobotan Aset di SMKN 1 Kraksaan

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!