Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim Dra Restu Novi Widiani MM menyapa siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Trenggalek, Rabu (23/9/2026) pagi.
Bawa Oleh-Oleh Perlengkapan Sekolah dan Ibadah dari Gubernur Khofifah
Pemprov Jatim, Bhirawa. – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim Dra Restu Novi Widiani MM menyapa siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Trenggalek, Rabu (23/9/2026) pagi. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat langsung aktivitas belajar sekaligus berinteraksi dengan para siswa yang tengah menjalani pendidikan di SRT 1 Trenggalek.
Didampingi Plt Sekretaris Dinsos Jatim Firdaus Sulistijawan, S.Sos., M.PS.Sp., Novi hadir membawa perlengkapan sekolah dan peralatan ibadah dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Perlengkapan tersebut diberikan kepada setiap siswa baru sebagai bagian dari dukungan terhadap kebutuhan mereka selama mengikuti proses pendidikan di SRT 1 Trenggalek.
Novi juga menyempatkan diri masuk ke ruang kelas dan berdialog langsung dengan para siswa. Suasana berlangsung hangat ketika siswa menyampaikan cerita tentang keseharian mereka selama berada di SRT 1 Trenggalek, mulai dari kegiatan belajar hingga aktivitas bersama teman-temannya.
Novi mengatakan, para siswa perlu mendapatkan dukungan tidak hanya dalam bentuk fasilitas, tetapi juga perhatian selama menjalani proses belajar. “Kami ingin memastikan anak-anak di SRT 1 Trenggalek mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan, sehingga bisa belajar dengan nyaman dan berkembang sesuai dengan potensi masing-masing,” ujarnya.
Selain berbincang dengan siswa, Novi turut mendengarkan harapan dan cerita yang disampaikan secara langsung oleh mereka. Sesekali ia tertawa bersama siswa ketika mendengar cerita ringan mengenai keseharian di lingkungan sekolah dan asrama.
Novi menyebut keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan dapat membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Ia menilai, proses pendidikan perlu dibarengi dengan lingkungan yang mendukung agar siswa dapat tumbuh dengan rasa percaya diri dan semangat belajar.
“Terpenting adalah anak-anak merasa nyaman, punya semangat untuk belajar, dan melihat Sekolah Rakyat sebagai tempat untuk membangun masa depan mereka,” katanya.
Dengan demikian diharapkan para siswa SRT 1 Trenggalek dapat menjalani proses pendidikan dengan nyaman dan terus memiliki semangat untuk belajar. Selain itu pengalaman yang mereka dapatkan di Sekolah Rakyat dapat menjadi bekal untuk meraih cita-cita dan membangun masa depan yang lebih baik. [rac.kt]

