Kediri, Bhirawa – Ajang Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (AKSI PAI) tingkat SMP se-Kota Kediri tidak sekadar menjadi arena perlombaan. Kegiatan yang diikuti pelajar SMP negeri dan swasta se-Kota Kediri tersebut berlangsung di Masjid SMPN 2 Kota Kediri, Rabu (23/9), sekaligus menjadi ruang bagi pelajar mengembangkan bakat, keberanian tampil, dan belajar berkompetisi secara sehat.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, keberlanjutan kegiatan tersebut menunjukkan adanya ruang yang konsisten bagi pelajar untuk mengembangkan potensi di bidang Pendidikan Agama Islam (PAI). Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menekankan kemampuan peserta, tetapi juga mendorong mereka berani berkarya dan berinovasi.
“Saya kira ini langkah yang bagus. Pentas PAI bukan hanya mengajarkan anak-anak untuk bisa, tetapi juga memberi ruang agar mereka berani berkarya, berinovasi, dan menyebarkan kebaikan,” kata Vinanda.
Ia mengajak para peserta mengikuti seluruh rangkaian kompetisi dengan semangat serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk masa depan. Para pelajar juga didorong untuk berani tampil, mencoba hal baru, dan tetap menjunjung sportivitas selama mengikuti perlombaan.
“Jadilah pribadi yang berani tampil, berani mencoba, dan berani bersaing secara sehat. Jadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk saling menginspirasi. Setiap usaha yang kalian lakukan hari ini akan menjadi bekal untuk masa depan,” pesannya.
Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Moh. Amak Burhanudin menilai AKSI PAI di Kota Kediri memiliki dukungan pemerintah daerah yang kuat. Ia menyebut kegiatan serupa di Kota Kediri mendapat dukungan bukan hanya untuk jenjang SMP, tetapi sebelumnya juga telah diberikan pada jenjang SD.
“Mudah-mudahan ini bisa menginspirasi kabupaten/kota lainnya. Sebab, tanpa dukungan pemerintah daerah, kegiatan seperti ini mungkin berjalan biasa saja. Tetapi di Kota Kediri, kegiatan ini luar biasa,” ujarnya.
Menurut Amak, dukungan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam keberlanjutan kegiatan yang memberi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan di bidang Pendidikan Agama Islam.
AKSI PAI tahun ini mempertandingkan sejumlah cabang, di antaranya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Pildacil, Cerdas Cermat Agama, Khot Al-Qur’an, Poster Digital, Banjari, serta Lomba Konten.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi pelajar untuk mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan belajar menghargai proses serta hasil kompetisi. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan upaya pembinaan generasi muda Kota Kediri agar memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter dan pemahaman keagamaan. [van.wwn]

