28 C
Sidoarjo
Wednesday, September 23, 2026
spot_img

Evaluasi MBG, Wakil Bupati Bondowoso Tekankan Mutu dan Sasaran

Pemkab Bondowoso, Bhirawa. – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan kualitas makanan, ketepatan sasaran, serta keberlanjutan program pemenuhan gizi masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program MBG yang digelar di Ruang Rapat Ijen Raung, Kantor Bupati Bondowoso, Rabu (23/9/2026) yang dipimpin langsung Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, yang juga sebagai Ketua Satgas MBG Kabupaten Bondowoso.

Rakor tersebut juga dihadiri Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso serta jajaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Bondowoso.

Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus upaya memperkuat koordinasi antarpihak agar kualitas penyelenggaraan Program MBG terus meningkat.

“Tentu hari ini kegiatannya penguatan koordinasi untuk meningkatkan kualitas mutu MBG yang ada di Kabupaten Bondowoso. Kita mengumpulkan seluruh kepala SPPG kemudian juga melibatkan Satgas yang ada,” katanya.

Menurutnya, evaluasi pelaksanaan MBG tidak hanya berkaitan dengan proses penyelenggaraan, tetapi juga menyangkut kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

Sejumlah catatan menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut, terutama terkait kualitas makanan dan buah yang disajikan. Selain itu, penyajian makanan juga diharapkan memiliki ukuran yang lebih seragam dan tampilan yang lebih rapi.

Berita Terkait :  Cetak Siswa Berkarakter, Siswa SMKN 1 Kendit Dilatih Kepemimpinan Oleh TNI

“Pada intinya bagaimana MBG ke depan lebih baik lagi, lebih berkualitas lagi,” ujar Lora As’ad sapaan karibnya tersebut.

Wabup As’ad juga menegaskan bahwa Program MBG tidak boleh dipandang sebatas pemenuhan kebutuhan pangan harian. Lebih dari itu, program tersebut merupakan investasi jangka panjang daerah untuk mencetak generasi dan sumber daya manusia (SDM) Bondowoso yang sehat, cerdas, serta berdaya saing tinggi di masa depan.

Karena itu, pengawasan terhadap standar mutu, higienitas dalam proses pengolahan, hingga ketepatan sasaran distribusi menjadi aspek penting yang harus dikawal bersama secara konsisten.

“Program ini memiliki dimensi sosial dan kesehatan yang sangat krusial. Melalui rakor dan evaluasi berkala ini, kita ingin memastikan setiap porsi makanan yang sampai ke tangan masyarakat memenuhi standar gizi yang ditetapkan. Pembinaan berkelanjutan kepada seluruh unit SPPG harus berjalan optimal agar tata kelola dan kualitas penyajian tetap konsisten di seluruh kecamatan,”terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso dr. Moch. Jasin menegaskan pentingnya penguatan koordinasi dan sinergi dengan seluruh SPPG untuk menjaga keamanan pangan secara berkelanjutan.

Menurut Jasin, penguatan koordinasi tersebut juga menjadi bagian dari langkah pencegahan agar kejadian keracunan makanan yang terjadi di sejumlah daerah tidak terjadi dalam pelaksanaan Program MBG di Bondowoso.

“Ditekankan pada pertemuan ini sebenarnya kita menguatkan koordinasi dan sinergi dengan SPPG karena banyaknya kasus-kasus keracunan di kabupaten lain. Jangan sampai terjadi di Bondowoso,” tegas Jasin.

Berita Terkait :  Wakil Ketua DPD RI: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Asta Cita Pangan melalui Program Cetak Sawah

Dinas Kesehatan juga menyampaikan hasil evaluasi teknis terhadap pelaksanaan Program MBG di lapangan. Evaluasi tersebut mencakup penerapan standar gizi seimbang, sanitasi ruang pengolahan, hingga prosedur pemantauan kualitas pangan secara berkala.

Aspek keamanan pangan menjadi perhatian penting dalam evaluasi tersebut, mengingat makanan yang diproduksi SPPG dikonsumsi oleh masyarakat dalam jumlah besar. Karena itu, setiap tahapan penyelenggaraan, mulai dari pengolahan hingga penyajian dan distribusi, perlu dilakukan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Melalui rapat koordinasi dan evaluasi ini, Pemkab Bondowoso mendorong seluruh SPPG untuk terus melakukan perbaikan dan menjaga konsistensi kualitas layanan. Koordinasi antara Satgas MBG, SPPG, Dinas Kesehatan, dan pihak terkait juga diperkuat untuk memastikan pelaksanaan program berjalan aman, tertib, dan sesuai standar.

Pemkab Bondowoso berharap evaluasi secara berkala tersebut dapat menjadi dasar perbaikan berkelanjutan, sehingga Program MBG tidak hanya terlaksana secara optimal, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat serta peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Bondowoso. [san.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!