33.2 C
Sidoarjo
Wednesday, October 21, 2026
spot_img

Panen Bawang Naik 5 Kali Lipat Petrokimia Buka HARVESTION 2026

Gresik, Bhirawa – Penerapan pertanian presisi di SMKN 1 Kademangan, Blitar, Jawa Timur, sukses mendongkrak panen bawang merah dari 150 kilogram menjadi 800 kilogram. Keberhasilan ini menjadi bukti potensi inovasi pertanian di sekolah, sekaligus mendorong PT Petrokimia Gresik membuka HARVESTION (Harvest and Innovation) 2026.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan penguatan kompetensi generasi muda menjadi kunci menjaga ketahanan pangan nasional. Terlebih, Jawa Timur merupakan produsen bawang merah terbesar kedua di Indonesia, dengan produksi mencapai 499,46 ribu ton pada 2025.

“Keberhasilan program School Lab Farming, membuktikan lahan sekolah dapat menjadi laboratorium pertanian produktif. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan berbasis Creating Shared Value (CSV), Petrokimia Gresik mendorong sekolah mengembangkan pembelajaran aplikatif yang berdampak bagi siswa dan masyarakat.”ujarnya.

Inovasi yang dikembangkan tidak harus menggunakan teknologi canggih, tetapi harus mampu menjawab persoalan nyata. Meningkatkan produktivitas, dan memberikan manfaat berkelanjutan. Dan memasuki tahun kedua, HARVESTION 2026 mengusung tema “Pertanian Presisi: Tanam Tepat, Olah Hebat, Nilai Berlipat”.

Peserta dari SMK Pertanian Jawa Timur mengikuti rangkaian Harvestion yang diselenggarakan Petrokimia Gresik.

Program ini menyasar siswa dan guru SMK Pertanian se-Jawa Timur, melalui tiga kategori. Yakni Olimpiade Pertanian, Inovasi dan Teknologi Pertanian, serta School Lab Farming. Ketiga kategori dirancang untuk memperkuat kemampuan akademik, mendorong inovasi teknologi tepat guna. Serta mengoptimalkan lahan dan unit produksi sekolah, sebagai pusat pembelajaran pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Berita Terkait :  Kepala Perwakilan BI Malang: Ekspektasi Konsumen Enam Bulan ke depan Tetap Kuat

Ditambahkan Daconi Khotob, pendaftaran HARVESTION 2026 dibuka mulai 15 Oktober. Pendaftaran Olimpiade Pertanian berlangsung hingga 30 Oktober 2026, sedangkan kategori Inovasi dan Teknologi Pertanian dibuka hingga 20 November 2026.

Melalui program ini, Petrokimia Gresik berharap sekolah vokasi mampu melahirkan talenta dan inovasi pertanian yang dapat diterapkan, dikembangkan, serta direplikasi oleh petani dan masyarakat luas. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!