33.2 C
Sidoarjo
Wednesday, October 21, 2026
spot_img

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Tahura Raden Soerjo

Kabupaten Malang, Bhirawa — Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, wilayah Kabupaten Malang, masih berlangsung hingga Rabu (21/10/2026) pukul 12.00 WIB. Tim gabungan dari berbagai unsur terus berupaya memadamkan api yang membakar lereng Pegunungan Arjuno.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan kebakaran terjadi di sejumlah titik yang masuk wilayah Kabupaten Malang, yakni Desa Gunungrejo dan Toyomarto di Kecamatan Singosari, serta Desa Donowarih di Kecamatan Karangploso. Sementara itu, pendataan luas lahan terdampak masih dilakukan oleh tim di lapangan, bersamaan dengan upaya pemadaman.

“Hingga saat ini, tim gabungan berfokus mempercepat pemadaman dari darat. Berdasarkan pemantauan terkini, masih terdapat 34 titik panas atau hotspot yang menjadi sasaran penanganan,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).

Sebanyak 64 personel gabungan dikerahkan ke lokasi. Mereka terdiri atas Polisi Hutan (Polhut), Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, serta Himpunan Petani Pemakai Air (Hippam). Upaya di lapangan meliputi pembuatan sekat bakar atau ilaran, penimbunan bara api, serta pemotongan pohon tumbang untuk mencegah api merambat ke vegetasi yang belum terbakar.

Sehari sebelumnya, sekitar 30 personel berhasil membuat sekat bakar sepanjang hampir satu kilometer di kawasan Budug Asu. Langkah tersebut dilakukan untuk menahan perambatan api agar tidak mencapai hutan lindung di bawahnya. Tim juga memadamkan api di punggungan di atas Curah Sriti serta melakukan pemadaman manual di wilayah Kecamatan Lawang dan Tawangargo, Kecamatan Karangploso.

Berita Terkait :  Festival Literasi 2026, Perkuat Budaya Membaca untuk Tingkatkan Daya Saing SDM

Sadono menjelaskan, medan yang terjal dan curam menjadi salah satu tantangan utama. Personel harus berjalan kaki cukup lama untuk mencapai titik api. Hembusan angin juga menyulitkan proses pemadaman dan berisiko memicu munculnya titik api baru.

Operasi penanganan didukung tiga posko utama, yakni Pos Pendakian via Lawang, Pos Jalur Pendakian via Budug Asu di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, dan Pos Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso. Logistik juga telah disalurkan ke Pos Tawangargo untuk mendukung kebutuhan petugas dan relawan.

Dalam rencana operasi selanjutnya, tim dari jalur Budug Asu dijadwalkan kembali menuju kawasan atas untuk memperluas sekat bakar. Sebanyak 12 personel Brimob disiagakan di Bukit Budug Asu dan akan menyusul tim utama setelah kondisi angin mereda. Sementara itu, tim dari Tawangargo akan bergerak menuju Bukit Pusung Bunder, Desa Donowarih, untuk melanjutkan pembuatan ilaran.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tim gabungan terus memprioritaskan pemadaman dan pendinginan bara api di sepanjang jalur pendakian guna mengurangi risiko kebakaran susulan, pungkas Sadono. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!