29.4 C
Sidoarjo
Wednesday, October 14, 2026
spot_img

Digempur Toko Online Pasar Kota Gresik Mulai Berbenah Diskoperindag Turun Tangan

Gresik, Bhirawa – Geliat perdagangan di Pasar Kota Gresik, Jalan Samanhudi, tak lagi seramai dulu. Gempuran toko online, yang menawarkan kemudahan berbelanja menjadi tantangan bagi pasar tradisional untuk mempertahankan pelanggan. Tak ingin terus kehilangan pengunjung, Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik mulai membenahi kawasan pasar, dari kebersihan hingga penataan lapak pedagang.

Langkah pembenahan, diawali dengan mengerahkan petugas untuk membersihkan area pasar agar tidak terkesan kumuh. Penataan juga menyasar pedagang yang memanfaatkan trotoar, untuk berjualan. Lapak yang menutup jalur pedestrian, dinilai menghambat masyarakat yang ingin berkeliling dan berbelanja di pasar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Pasar Kabupaten Gresik Mohammad Zein mengatakan, kebersihan dan kenyamanan menjadi modal penting untuk menarik kembali minat masyarakat berbelanja di pasar tradisional. Dan selama ini, pengunjung yang hendak mengitari Pasar Kota dihadapkan pada pilihan terbatas. Mereka harus masuk ke area dalam pasar atau berjalan melalui jalan raya karena akses pedestrian tidak sepenuhnya leluasa.

“Kami ingin pasar ini, jadi bersih sehingga menjadi salah satu upaya untuk menarik pengunjung,” ujarnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam proses penataan. Pedagang pun mulai diedukasi agar mengembalikan fungsi trotoar sebagaimana mestinya. Penataan dilakukan secara bertahap dengan harapan pengunjung lebih nyaman, leluasa menjangkau lapak, dan betah berbelanja.

Berita Terkait :  Badan Hukum 346 Koperasi Merah Putih di Sidoarjo Dalam Proses

“Kami edukasi, agar trotoar kembali difungsikan sebagaimana fungsinya. Perlahan kita tata agar kembali ramai,” ungkap Zein.

Tak hanya mengandalkan pembenahan fisik, Diskoperindag juga berupaya memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mempromosikan Pasar Kota. Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), menjadi salah satu opsi untuk membantu mengenalkan potensi pasar kepada masyarakat yang lebih luas. Promosi dinilai penting, agar Pasar Kota kembali menjadi tujuan belanja masyarakat. Di tengah perubahan kebiasaan konsumen, yang semakin akrab dengan transaksi digital.

Pasar Kota, sejatinya masih memiliki daya tarik yang bisa diandalkan. Salah satunya, penjualan telur ikan yang selama ini menjadi tujuan pembeli dari luar daerah. Komoditas tersebut, dinilai berpotensi menjadi pintu masuk untuk menggerakkan aktivitas perdagangan di lapak-lapak lain.

“Di sini ada yang jadi jujukan warga dari luar kota, yaitu telur ikan. Kalau tempatnya nyaman, pengunjung bisa berlama-lama di sana. Otomatis lapak lain juga bisa terdampak,” jelasnya.

Pembenahan Pasar Kota, kini menjadi upaya untuk mengembalikan daya saing pasar tradisional. Kebersihan, akses yang nyaman, dan promosi yang lebih luas diharapkan mampu menarik kembali masyarakat.Tantangannya, penataan tidak cukup berhenti pada pembersihan dan penertiban. Tetapi perlu dijaga secara konsisten, agar pasar kembali hidup dan pedagang ikut merasakan dampaknya.  [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!