32.8 C
Sidoarjo
Wednesday, October 14, 2026
spot_img

Demi Perjalanan KA yang Lebih Aman, KAI Daop 8 Surabaya Tingkatkan Keandalan Prasarana di Sejumlah Titik

Surabaya, Bhirawa – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya terus meningkatkan keandalan prasarana perkeretaapian di sejumlah titik wilayah operasionalnya sejak awal Oktober 2026.

Pekerjaan ini ditargetkan rampung pada awal Desember 2026, sebelum masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), guna mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono saat dikonfirmasi, Rabu (14/01/2026) menyampaikan bahwa peningkatan prasarana ini merupakan langkah antisipatif untuk memastikan kesiapan operasional kereta api menjelang periode libur akhir tahun.

“Keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama kami. Melalui peningkatan prasarana secara berkelanjutan, kami berupaya memastikan kondisi jalur dan komponen pendukungnya tetap andal sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman, khususnya menjelang Angkutan Natal dan Tahun Baru yang diperkirakan diikuti peningkatan jumlah pelanggan,” terangnya.

Adapun peningkatan prasarana tersebut mencakup berbagai pekerjaan, antara lain penggantian rel, bantalan dan wesel; perbaikan geometri jalur dan jalan perlintasan; penguatan tubuh baan; perbaikan jembatan; serta peningkatan sistem drainase.

Selain itu, pekerjaan juga meliputi penambahan jalur di emplasemen Surabaya Pasarturi serta perbaikan prasarana di emplasemen Kalimas dan Sidotopo, lintas Malang–Blitar, serta lintas Waru–Sidoarjo.

Maka, dalam proses pengerjaannya, sejumlah lokasi memerlukan pembatasan kecepatan perjalanan kereta api di 16 titik wilayah operasional KAI Daop 8 Surabaya.

Berita Terkait :  Kemnaker Apresiasi ULD Ketenagakerjaan Lampaui Target Penempatan Penyandang Disabilitas

Pembatasan tersebut berpotensi memengaruhi waktu tempuh dan menyebabkan keterlambatan pada perjalanan kereta api yang melintasi lokasi pekerjaan.

KAI Daop 8 Surabaya terus mengoptimalkan pengaturan perjalanan kereta api dengan mempertimbangkan kondisi prasarana dan ketentuan keselamatan.

Pembatasan kecepatan diterapkan sebagai langkah pengendalian operasional untuk memastikan perjalanan kereta api tetap berlangsung aman selama pekerjaan dilaksanakan.

“Kami memahami bahwa ketepatan waktu merupakan salah satu aspek penting bagi pelanggan. Oleh karena itu, pelaksanaan pekerjaan prasarana dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan mengoptimalkan kelancaran operasional. Kami memohon maaf atas potensi keterlambatan dan ketidaknyamanan yang mungkin dialami pelanggan selama pekerjaan berlangsung,” jelas Mahendro.

Untuk itu, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memperhitungkan kemungkinan penyesuaian waktu tempuh, serta memantau informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI.

Pelanggan juga diharapkan mengikuti arahan petugas di stasiun agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman. Melalui peningkatan prasarana yang ditargetkan selesai sebelum Angkutan Nataru, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen memperkuat kesiapan operasional, menjaga keselamatan perjalanan, dan meningkatkan keandalan layanan kereta api bagi masyarakat, khususnya pada periode libur akhir tahun dengan mobilitas yang lebih tinggi.[riq.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!