Sidoarjo, Bhirawa
Setelah memberikan edukasi teknik cabang olahraga atletik dan renang ke santri SMA Progresif Bumi Shalawat, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur dengan Program Champion Goes to School (CGS) memberikan ilmu untuk olahraga Sepak Bola dan Bulu Tangkis ke santri SMP Progresif Bumi Shalawat, Rabu (9/9).
Para santri SMP Progresif Bumi Shalawat tampak begitu serius menyimak materi yang disampaikan oleh dua narasumber yang dihadirkan oleh Dispora Jatim yakni mantan gelandang Persik Kediri Bertha Yuwana Putra dan pelatih Bulu Tangkis Koko Pambudi. Keduanya juga tercatat sebagai PNS di Dispora Jatim.

Perwakilan Dispora Jatim Elias Tande (kiri) memberikan cinderamata ke Wakil Kepala SMP Progresif Bumi Shalawat Iskandar Zulkarnaen
Wakil Kepala SMP Progresif Bumi Shalawat Iskandar Zulkarnaen memberikan apresiasi program Champion Goes to School, apalagi saat ini sekolah ini juga memiliki program Athlete Class yang bertujuan untuk mewadahi dan mengembangkan bakat siswa di bidang olahraga. “Saat ini sudah ada empat cabang olahraga yang kami bina, yakni futsal, bola voli, bulu tangkis dan basket,” kata pria yang akrab disapa Dadang itu saat ditemui di lokasi acara.
Ia juga mengatakan dari pembinaan itu sudah berhasil menuai prestasi dari futsal yang sudah meraih juara diantaranya juara 2 Berlian Cup Jatim, juara 2 Pembangunan Jaya, juara 1 SNA, juara 2 Tanggulangin, juara 1 SMANIKA Cup 2024, juara 1 Fourfeo SMAGrisda Kelas 7, juara 1 Al Muslim Cup.
“Program Champion Goes to School sangat bermanfaat baik bagi siswa maupun pelatih karena menghadirkan nara sumber yang berkompeten, saya berharap ada program ini berkelanjutan,” katanya.
Pada Champion Goes to School kali ini dibuat dua sesi, yakni teori dan praktik. Materi teori digelar di gedung sekolah setempat yang diikuti oleh para santri dan guru.Saat memberikan materi teori, Bertha Yuwana maupun Koko Pambudi memberikan arahan bagaimana menjadi seorang atlet yang harus menjaga disiplin berlatih hingga pola makan.
“Semua orang bisa bermain sepak bola, tapi tidak semua bisa menjadi pemain sepak bola. Sebab untuk menjadi atlet harus disiplin berlatih maupun menjaga pola hidup,” kata Bertha yang pernah mengantarkan tim sepak bola Jatim meraih medali emas PON XV dan Persik Kediri juara Liga Indonesia tahun 2003 dan 2006 itu.

Koko Pambudi saat menujukkan teknik dasar bermain bulu tangkis.
Saat materi praktek yang digelar di lapagan, Bertha juga memberikan contoh teknik dasar bermain sepak bola. Seperti pasing, kontrol dan menedang bola. “Saat menanduk bola kekuatan buka di kepala tapi di leher,” katanya.
Sedangkan Koko Pambudi menunjukkan cara memegang raket yang benar kemudian juga mempraktikkan tehnik dasar bulu tangkis seperti pukulan lob, backhand dan lainnya.
Perwakilan dari Dispora Jatim, Elias Tande berharap baik teori maupun praktik yang ditunjukkan oleh narasumber bisa bermanfaat bagi para siswa maupun guru. Ia juga mengingatkan agar para siswa agar tetap berolahraga untuk menjaga kesehatan. wwn


