Sampang, Bhirawa – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengambil tindakan tegas dengan menghentikan sementara (suspend) operasional belasan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sampang. Berdasarkan data Satgas MBG Kabupaten Sampang per-7 September 2026, ada 12 dapur SPPG di Sampang yang dijatuhi sanksi pembekuan sementara
Sekretaris Tim Satuan Tugas (Satgas) Program MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanto membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat pemberitahuan rilis suspend terbaru dari BGN pusat.
“Untuk update suspend dapur MBG di Sampang itu selalu berubah. Karena kasus suspend itu sifatnya buka tutup, maksudnya setelah suspend nanti beroperasi kembali,” kata Sudarmanto. Kamis (10/9/2026)
Sudarmanto membeberkan, merujuk data mutakhir per 7 September 2026, tercatat sebanyak 12 dapur SPPG di Sampang yang dijatuhi sanksi pembekuan sementara. Sebelumnya, terdapat 8 dapur SPPG yang disuspend, namun 2 di antaranya telah diizinkan beroperasi kembali.
“Alasannya macam-macam, ada yang Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)nya belum ada, ada yang Kepala SPPGnya mundur dan berbagai alasan lainnya. Seperti di SPPG Sampang Tambelangan Banjar Billah, yang sebelumnya tidak bisa operasi karena Kepala SPPGnya mundur tapi sekarang sudah ada kepala SPPG yang baru”jelasnya.
Lanjut Sudarmanto, termasuk pula SPPG Sampang Robatal Jelgung. Nah dan yang terbaru per 7 September 2026, ini ada lagi 12 dapur SPPG yang di suspend.[lis.kt]


