27.8 C
Sidoarjo
Wednesday, July 29, 2026
spot_img

Santri Tambakberas Tetap Belajar Daring Selama Muktamar NU Ke-35

Jombang, Bhirawa – Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 tahun 2026 di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa penyesuaian terhadap aktivitas pendidikan santri Ponpes setempat. Selama penyelenggaraan muktamar, proses belajar mengajar tetap berjalan melalui sistem daring.  Sebagian santri bakal dilibatkan sebagai relawan untuk mendukung jalannya muktamar.

Ketua Panitia Lokal Muktamar NU ke-35 tahun 2026 yang juga Ketua Umum Yayasan Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, .KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq menjelaskan,  kebijakan tersebut diambil agar kegiatan akademik tetap berjalan tanpa mengurangi kesiapan pondok sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35.

Terhitung mulai 20 Agustus 2026 mendatang, pembelajaran bakal dilaksanakan secara daring selama 11 hari.  Sistem tersebut diterapkan untuk memberikan ruang bagi proses penataan kawasan pesantren yang bakal digunakan sebagai lokasi utama muktamar.

“Santri tidak diliburkan, mereka tetap mengikuti kegiatan belajar, hanya saja dilakukan secara daring,” kata Gus Rozaq, Rabu (29/07).

Gus Rozaq menyampaikan, tidak seluruh santri dipulangkan ke rumah masing-masing, namun sebagian tetap berada di pesantren karena mendapat tugas membantu kepanitiaan selama pelaksanaan muktamar.

Mereka adalah yang telah ditunjuk untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional. Mulai layanan peserta, pengaturan lokasi kegiatan, hingga membantu kelancaran aktivitas panitia.

“Sementara yang tidak mendapatkan tugas khusus, sebagian dipulangkan ke rumah masing-masing dan mengikuti pembelajaran secara daring dari rumah,” tutur Gus Rozaq.

Berita Terkait :  Wali Kota Kediri Lepas Mahasiswa KKN Tematik UN PGRI

Gus Rozaq menerangkan, keterlibatan santri menjadi bagian penting dalam menyukseskan muktamar. Selain memperoleh pengalaman berorganisasi dan pelayanan kepada tamu, mereka tetap dapat menjalankan kewajiban sebagai peserta didik karena proses belajar tidak dihentikan.

Panitia memastikan seluruh mekanisme pembelajaran daring telah disiapkan oleh pihak pesantren. Sehingga kegiatan pendidikan tetap berjalan sesuai kalender akademik.

Pelibatan santri dinilai akan memperkuat kesiapan panitia lokal yang melibatkan ribuan relawan dari berbagai unsur NU.  “Kehadiran para santri diharapkan mampu mendukung pelayanan kepada ribuan muktamirin dan tamu undangan yang akan memadati kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum selama pelaksanaan muktamar,” pungkasnya. [rif.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!