27.2 C
Sidoarjo
Sunday, July 26, 2026
spot_img

Turnamen Progresif Piala Ketua DPRD Kota Surabaya Sukses Digelar

Surabaya, Bhirawa. – PS Mitra Kota Surabaya sukses menggelar “Turnamen Progresif Piala Ketua DPRD Kota Surabaya” untuk kelompok umur (KU)-10 dan KU-12.

Turnamen yang berlangsung selama dua hari di Lapangan Poral, Lidah Wetan, Minggu (26/7/2026) sore ditutup dengan lancar tanpa kendala berarti.

Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri berharap dari turnamen ini nantinya muncul pemain-pemain berbakat yang nantinya bisa mengharumkan nama Surabaya maupun Indonesia di ajang internasional.

“Para pemain usia dini seperti ini perlu banyak berkompetisi agar memiliki jam terbang dan kemampuannya, baik teknik maupun skill-nya terasah,” tandas dia.

Sementara Ketua Umum PS Mitra Surabaya, Abdullah, mengatakan turnamen ini merupakan bagian dari program pembinaan rutin yang dilakukan lembaganya setiap tahun.

Menurut dia, turnamen sengaja dihidupkan kembali setelah cukup lama vakum. “Selain ada liga, kita juga butuh turnamen. Alhamdulillah hari ini kita bisa menggelar turnamen KU-10 dan KU-12 dengan jumlah peserta 30 tim peserta dengan 83 pertandingan,” ujar Abdullah.

Dia menjelaskan, pemenuhan jumlah pertandingan tersebut merupakan salah satu syarat penting dalam pembinaan usia dini sesuai standar FIFA, yaitu pemenuhan ‘jam tanding’. Ini juga sudah resmi mendapat rekomendasi dari PSSI Kota Surabaya.

“Sehingga sertifikat yang didapat anak-anak bisa digunakan untuk jalur prestasi (Japres) akademik, terutama bagi U-12 sebagai modal masuk SMP,” ungkap dia.

Berita Terkait :  Polemik Hutan Prigen, Bupati Pasuruan Tegaskan, Investasi Harus Sesuai Aturan Lingkungan

Selain itu, Abdullah mengapresiasi kerja keras Ketua Panitia Pelaksana, Coach Muhaji Wijaya, beserta seluruh panitia. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor, komunitas Judes, dan khususnya Ketua DPRD Kota Surabaya H. Syaifuddin Zuhri yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut.

“Ke depan kami berharap bisa terus konsisten melakukan pembinaan seperti ini. Intinya agar pembinaan tidak liar dan semua berjalan sesuai aturan federasi,” tegas dia.

Senada, Ketua Panpel Turnamen Progresif, Muhaji Wijaya, menyebut turnamen berjalan sukses. Pada hari pertama tercatat 45 pertandingan dan hari kedua 38 pertandingan.

“Alhamdulillah lancar, tidak ada kendala apa-apa dan semua peserta merasa senang. Ini bentuk pembinaan yang sangat bagus karena tujuannya memang untuk kemajuan anak-anak,” kata Muhaji.

Dengan selesainya turnamen ini, PS Mitra berharap pembinaan usia dini di Kota Surabaya dapat terus berjalan berkesinambungan dan melahirkan bibit-bibit pesepakbola potensial.

Guyub Sport FC Juara
Sementara pada Turnamen Progresif Piala Ketua DPRD Kota Surabaya 2026 ini, Guyub Sport F C menunjukkan dominasinya dengan menjuarai di KU-10 dan KU-12.

Di KU-12, Guyub Sport F C bermain alot dengan Farfaza. Namun beruntung mereka mendapat hadiah penalti dari wasit setelah sayap lincah Guyub Sport FC di langgar di kotak penalti oleh pemain belakang Farfaza. Peluang tersebut dimanfaatkan dengan baik, sehingga Guyub Sport FC unggul 1-0 hingga pertandingan usai.

Berita Terkait :  Cuaca Ekstrem di Laut Malang Selatan, Potensi Terjadi Laka Laut

Pelatih Guyub Sport FC (KU-12), Andi Achmad menilai pertandingan final timnya dengan Farfaza cukup berimbang. Menurut dia, kedua tim makin ke semifinal dan final kualitasnya semakin bagus.

“Kunci menang karena anak-anak siap. Saya bilang ke anak-anak, siapa yang siap dialah yang akan juara. Alhamdulillah anak-anak yang siap memang menang,” ujar dia usai pertandingan.

Dia mengakui timnya sebenarnya punya banyak peluang. Namun penyelesaian akhir masih kurang karena anak asuhnya agak tegang saat laga final.

“Kalau main dari awal-awal bagus semuanya. Ini dua-dua pertandingan agak tegang tapi alhamdulillah semua bisa diselesaikan dengan baik,” tambah Andi.

Ditanya soal persiapan timnya menghadapi turnamen Progresif ini, Andi menyebut pihaknya hanya punya waktu persiapan seminggu untuk turnamen ini.

“Pemain kita masing-masing punya klub. Kita ambil, kita latihan sama-sama untuk mempersiapkan tim ini ke Piala Ketua DPRD Surabaya,” jelas dia.

Coach Andi menilai turnamen sudah bagus. Tapi ada evaluasi untuk panitia.

“Ada yang harus kita perbaiki. Contohnya penonton, wali murid sebenarnya kan tidak boleh masuk-masuk ke dalam lapangan. Itu sangat mempengaruhi anak-anak,” pungkas dia.

Pelatih Ferfaza FC KU-12, Muhammad Rahman Hadi mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang berhasil melaju sampai babak final Piala Ketua DPRD Surabaya.

“Saya apresiasi perjuangan anak-anak dari awal sampai babak final. Turnamen ini baik untuk anak-anak saya sendiri. Yang jelas, meski gagal kita tidak terlalu kecewa. Anak-anak sudah berjuang maksimal,” tegas Rahman.

Berita Terkait :  Kaca Depan Mobil Bacabup Pasuruan Dilempar Batu

Terkait penalti yang menghancurkan harapan timnya untuk merebut juara, dia memaklumi. Dia menyebut hal itu sebagai bagian dari proses belajar untuk usia dini.

“Penalti ya wajarlah. Namanya anak masih belajar kan, masih belum tahu pola. Seharusnya heading terus pakai kaki kan, biar buat pembelajaran,” tutur dia.

Ke depan, dia menegaskan akan melakukan evaluasi agar timnya bisa tampil lebih baik lagi di turnamen selanjutnya. [dre.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!