Pemkot Probolinggo, Bhirawa. – Pemerintah Kota Probolinggo menyiapkan usulan percepatan pembangunan infrastruktur jalan dengan mengajukan dukungan anggaran kepada Kementerian PUPR.
Langkah tersebut diawali melalui survei lapangan yang dipimpin langsung Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menyusuri kawasan perbatasan kota sepanjang sekitar 14 kilometer, Kamis (9/7).
Survei dilakukan untuk memetakan kondisi ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kota sekaligus menentukan prioritas pembangunan infrastruktur.
Peninjauan diawali dengan mencermati peta jaringan jalan kota, kemudian dilanjutkan ke sejumlah ruas di wilayah timur, selatan hingga barat yang berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo.
Wali Kota Aminuddin mengatakan hasil survei akan menjadi dasar penyusunan usulan pelebaran jalan kepada Kementerian PUPR. Selain itu, pemerintah kota juga akan memperbaiki ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan agar konektivitas dan kualitas infrastruktur semakin meningkat.
“Nanti kita akan mengajukan anggaran jalan kepada Kementerian PUPR untuk pelebaran jalan. Kalau ada jalan yang berlubang akan kita perbaiki sehingga kualitas infrastruktur semakin baik dan bisa dijadikan event-event menarik dilakukan di sini, seperti marathon 10K dan 15K,” ujarnya.
Berdasarkan hasil peninjauan, sebagian besar kondisi jalan di kawasan perbatasan Kota Probolinggo dinilai cukup baik. Namun, pemerintah tetap akan melakukan penyempurnaan pada sejumlah titik untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
Selain usulan pelebaran jalan, Pemkot Probolinggo juga memastikan perbaikan sejumlah ruas yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, di antaranya Jalan Suroyo, Jalan Sunan Ampel, dan Jalan Wonoasih. Ketiga ruas tersebut ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2026. [fir.dre]


