Kabupaten Madiun, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam penguatan program kependudukan dan keluarga berencana. Hal ini ditegaskan saat Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, SH MAk, menerima audiensi dari perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur di Pendopo Muda Graha, Selasa (12/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Shodiqin, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Pemerintah Kabupaten Madiun. Berdasarkan data evaluasi terbaru, indikator pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) di wilayah ini menunjukkan grafik yang sangat memuaskan.
“Indikator pembangunan keluarga dan kependudukan di Kabupaten Madiun menunjukkan capaian yang sangat baik. Hal ini mencerminkan keberhasilan koordinasi antar lini dalam menekan angka stunting serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam program KB,” ujar Shodiqin dalam sambutannya.
Keberhasilan ini dipandang sebagai hasil dari konsistensi program lapangan yang menyentuh langsung tingkat desa dan kecamatan, sehingga target-target nasional dapat terpenuhi secara efektif di tingkat daerah. Audiensi ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan langkah strategis untuk mensinergikan program kerja antara BKKBN Jawa Timur dengan Pemkab Madiun.
Sinergi ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan provinsi dengan kearifan lokal di Madiun, guna memastikan setiap intervensi terhadap isu kependudukan tepat sasaran.
Ditemui seusai acara di tempat yang sama, Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, SH MAk, menyambut baik apresiasi tersebut. Namun, Bupati mengingatkan jajarannya agar tidak cepat berpuas diri dengan angka-angka di atas kertas.
“Capaian ini tentunya menjadi motivasi untuk kita semua. Fokus kita ke depan adalah terus meningkatkan kualitas pelayanan, pendampingan, serta edukasi kepada masyarakat. Target utama kita adalah mewujudkan keluarga yang berkualitas secara menyeluruh,” jelas Bupati Hari Wuryanto.
Bupati menambahkan bahwa edukasi berkelanjutan sangat krusial agar masyarakat memiliki kesadaran mandiri dalam membangun ketahanan ekonomi dan kesehatan keluarga, sehingga angka kemiskinan ekstrem dan stunting dapat terus ditekan.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat peran kader di lapangan. Melalui penguatan sinergi antara BKKBN dan Pemerintah Kabupaten Madiun, diharapkan visi pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan mandiri dapat segera terakselerasi, menjadikan Kabupaten Madiun sebagai barometer keberhasilan pembangunan keluarga di Jawa Timur. [dar.hel]


