27.2 C
Sidoarjo
Monday, September 14, 2026
spot_img

‘Si Mamah’, Jemput Bola e-KTP bagi ODGJ dan Difabel di Pasuruan


Pasuruan, Bhirawa – Upaya memberikan hak kependudukan bagi seluruh warga negara kembali ditunjukkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan.

Dengan membawa perangkat perekaman portabel, petugas harus mengerahkan kesiapan mental dan kesabaran ekstra saat mendatangi rumah-rumah warga yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental.

Pemandangan tersebut tampak di RT 1 RW 14, Dusun Pandean, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Dua petugas Dispendukcapil yang didampingi perangkat desa harus membujuk seorang warga penyandang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) agar bersedia diambil datanya untuk perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati yang turun langsung memantau di lokasi, menyatakan dokumen kependudukan merupakan hak mutlak bagi setiap warga negara tanpa terkecuali, termasuk mereka yang tengah mengalami gangguan kejiwaan atau sakit berat.

“Siapapun, entah itu dalam kondisi sakit atau mungkin ODGJ, apabila data kependudukannya belum ada, maka kami bantu sampai ada. Kita jemput bola ke rumah-rumah warga,” ujar Tecto di sela-sela kegiatan, Senin (14/9).

Langkah jemput bola tersebut merupakan implementasi dari inovasi pelayanan bernama ‘Si Mamah’ atau Siap Melayani Di Rumah.

Program tersebut dihadirkan khusus untuk menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental sehingga tidak memungkinkan untuk mendatangi kantor Dispendukcapil, kantor kecamatan, maupun Mal Pelayanan Publik.

“Kita melayani masyarakat yang tidak bisa ke mana-mana karena sakit seperti stroke, lumpuh, difabel, ataupun ODGJ. Petugas dan alat perekaman portabel kita bawa langsung ke rumah warga,” papar Tecto.

Berita Terkait :  RKPD 2027 Fokus Tekan Kemiskinan dan Wujudkan Kesejahteraan Inklusif

Inovasi yang telah berjalan selama hampir tiga tahun ini dioperasikan hampir setiap hari oleh petugas Dispendukcapil.

Permohonan layanan biasanya masuk melalui laporan pihak desa, kecamatan, maupun melalui layanan pesan singkat WhatsApp (Hotline Service) Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah menargetkan agar seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk para lanjut usia dan penyandang disabilitas, dapat tersentuh layanan administrasi kependudukan yang merata.

Kehadiran layanan jemput bola ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat setempat.

Achmad Saifudin, salah seorang warga Dusun Arjosari, Desa Kejapanan mengapresiasi dan rasa terima kasihnya kepada para petugas yang telah membantu adik iparnya, Suhartono, mendapatkan identitas kependudukan di tengah kondisi kejiwaannya yang terganggu.

“Adik ipar saya saat ini merupakan ODGJ. Dan syukur alhamdulillah dibantu supaya dapat dokumen kependudukannya,” kata Saifudin. [hil.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!