27.2 C
Sidoarjo
Monday, September 14, 2026
spot_img

Pemprov Jatim Siaga Evakuasi Korban Kapal Virgo Transport 8


Pemprov, Bhirawa – Proses pencarian dan evakuasi korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 masih menjadi perhatian utama. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memastikan seluruh dukungan yang dibutuhkan untuk membantu operasi penyelamatan siap diberikan.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, Pemprov Jatim terus memantau perkembangan proses evakuasi yang dilakukan tim gabungan.

Di tengah operasi yang masih berlangsung, Emil menyampaikan duka mendalam kepada para korban yang meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan.

“Kita berduka sedalam-dalamnya kepada para korban meninggal dunia yang telah terkonfirmasi. Doa kami untuk seluruh keluarga korban,” katanya saat ditemui usai menghadiri rapat Paripurna DPRD Jatim, Senin (14/9/2026).

Seperti diketahui, Kapal Virgo Transport 8 yang merupakan kapal penyeberangan rute Surabaya-Banjarmasin dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita akibat cuaca buruk. Kapal yang membawa 243 orang itu sempat terbalik dan sejumlah penumpang dievakuasi.

Sebagian besar penumpang dievakuasi dalam kondisi selamat. Meski begitu, 6 orang sudah dinyatakan meninggal dunia akibat insiden tersebut. Sejauh ini masih ada sekitar 130 korban yang belum dipastikan nasibnya.

Evakuasi penumpang Kapal Virgo Transport 8 ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pun terus dilanjutkan Senin (14/9) pagi ini. Kementerian Perhubungan memastikan proses pencarian para korban terus dilakukan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk melakukan proses pencarian dan penyelamatan, dan juga dengan evakuasi.

Berita Terkait :  Polrestabes Surabaya Amankan Pengedar Ekstasi Wilayah Genteng

Pada kesempatan kemarin, Emil juga memberikan perhatian kepada para penumpang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Ia berharap proses pencarian dapat segera menemukan para korban dan memberikan kepastian bagi keluarga.

Selain itu, Emil mendoakan keselamatan seluruh petugas yang berada di lapangan. Menurutnya, proses pencarian dalam situasi darurat membutuhkan kerja keras dan dedikasi tinggi dari seluruh unsur yang terlibat.

“Kami juga mendoakan para petugas yang melaksanakan tugasnya dengan penuh dedikasi, diberikan keselamatan, dan kita bisa menemukan lagi survivor atau siapapun yang menjadi penumpang,” ujarnya.

Emil mengakui masih terdapat penumpang yang belum ditemukan. Namun, ia mengapresiasi kerja tim gabungan yang telah berhasil mengevakuasi sejumlah korban.

“Saat ini masih banyak juga yang belum, tapi banyak yang sudah terevakuasi dan untuk itu kita mengapresiasi segenap petugas,” imbuhnya.

Pemprov Jatim, lanjut Emil, terus berkoordinasi untuk memetakan kebutuhan di lapangan. Pemerintah daerah siap memberikan dukungan apabila diperlukan guna memperlancar proses penyelamatan dan evakuasi.

“Fokus kita kepada penyelamatan. Sekali lagi, kami terus berkoordinasi apa yang kira-kira diperlukan sebagai dukungan dari pemerintah daerah,” tegas Emil.

Meski demikian, Emil menegaskan bahwa kendali operasi evakuasi saat ini berada di tangan Basarnas bersama Otoritas Pelabuhan Kementerian Perhubungan.

“Namun demikian saat ini fokus evakuasi dipimpin oleh Basarnas dan oleh otoritas pelabuhan Kementerian Perhubungan,” jelasnya.

Berita Terkait :  Mudik Gratis 2026, Gubernur Khofifah Siap Antar 7.000 Warga Jatim Pulang Kampung Halaman

Terkait penyebab kecelakaan maupun aspek teknis lainnya, Emil memilih tidak berspekulasi. Ia menegaskan, informasi mengenai penyebab kecelakaan sebaiknya menunggu hasil pemeriksaan dan penelaahan dari otoritas yang berwenang.

Pemprov Jatim, kata Emil, akan tetap berada dalam posisi siaga untuk memberikan bantuan sesuai kebutuhan selama proses evakuasi berlangsung.

Sementara ketua DPR RI , Puan Maharani , di Jakarta meminta agar operasi evakuasi memprioritaskan operasi penyelamatan korban.

“Saya minta Basarnas, KSOP, dan seluruh pihak terkait untuk terus memprioritaskan dan mengoptimalkan operasi pencarian serta penyelamatan terhadap korban yang masih belum ditemukan,” tegas Puan.

Puan juga meminta pihak terkait melakukan pendataan secara tuntas dan akurat.

“Proses evakuasi dan pendataan yang masih berlangsung ini harus dikawal sampai tuntas, jangan sampai ada korban yang terlewat dari pencarian,” ungkap cucu Bung Karno itu.

Lebih lanjut, Puan mendesak Pemerintah untuk segera melakukan investigasi atas insiden ini. Melalui alat kelengkapan dewan (AKD) terkait, DPR disebut akan mengawal proses investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

“Pemerintah agar segera melakukan investigasi menyeluruh atas penyebab kecelakaan ini, baik dari faktor alam, teknis, maupun manusia,” kata Puan.

Mantan Menko PMK ini menyinggung sudah seringnya kecelakaan kapal yang menyebabkan banyak korban jiwa berjatuhan. Puan meminta ada perbaikan sistem transportasi laut

“Kejadian kecelakaan di laut sudah terlalu sering berulang, dan ini tidak boleh dibiarkan terus terjadi,” ujar perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Berita Terkait :  Optimalisasi Aset Daerah Jadi Sorotan Monev DPRD Gresik, Dorong PAD dan Ekonomi Masyarakat

“Saya minta ada perbaikan sistem keselamatan pelayaran nasional secara menyeluruh, agar peristiwa serupa tidak kembali memakan korban jiwa,” tutup Puan. [geh.ira.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!