27.2 C
Sidoarjo
Monday, September 14, 2026
spot_img

Perubahan Cuaca, Dinkes Surabaya Imbau Warga Jaga Daya Tahan Tubuh

Surabaya, Bhirawa. – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ingatkan masyarakat jaga kondisi tubuh di tengah perubahan cuaca terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Perubahan cuaca menyebabkan kondisi turut diikuti sedikit peningkatan kasus demam dan influenza di Kota Surabaya, walapun dalam kondisi yang wajar. Senin, (14/9/2026)

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, menjelaskan perubahan cuaca dan meningkatnya aktivitas masyarakat dapat memengaruhi kondisi kesehatan.

“Saya mengimbau masyarakat tetap menjaga daya tahan tubuh dan tidak perlu merasa cemas secara berlebihan, memang dalam beberapa waktu terakhir ada sedikit peningkatan kasus demam,tapi masih tergolong wajar dan dapat terjadi seiring perubahan cuaca serta meningkatnya aktivitas masyarakat,” jelasnya.

Lanjut Billy mengatakan bahwa masyarakat terus terapkan pola hidup sehat untuk menjaga kondisi tubuh, seperti beristirahat yang cukup, memperbanyak minum air putih, menggunakan masker saat beraktivitas, serta mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan.

“Cukup dengan rajin memakai masker saat beraktivitas, cukup istirahat, minum air putih, dan konsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh,” ucapnya.

Billy mengukapkan Terkait beredar di media sosial mengenai rumah sakit di Surabaya yang disebut penuh akibat pasien demam dan influenza tipe A, pastikan pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas tetap berjalan normal.

“Pasien menjalani rawat inap merupakan mereka yang memang membutuhkan penanganan lebih lanjut berdasarkan kondisi medis, salah satunya pasien dengan gangguan pernapasan berat,” tuturnya.

Berita Terkait :  Perubahan Cuaca, Ratusan Sapi di Bojonegoro Terserang BEF dan Scabies

Sementara pasien dengan demam atau influenza dengan kondisi ringan pada umumnya dapat memperoleh penanganan melalui layanan rawat jalan.

“Yang saat ini dirawat inap di rumah sakit adalah pasien dengan kondisi yang memang memerlukan penanganan lebih lanjut, seperti mengalami gangguan pernapasan berat. Sementara itu, pasien dengan demam atau influenza pada umumnya dapat ditangani melalui perawatan rawat jalan,” pungkasnya.

Billy menegaskan rumah sakit tetap memprioritaskan pasien yang membutuhkan penanganan medis, terutama dalam kondisi gawat darurat, informasi mengenai kondisi rumah sakit sebaiknya tidak langsung dipercaya apabila belum diketahui sumber dan kebenarannya.

“Dinkes terus berkoordinasi dengan rumah sakit dan puskesmas untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat, termasuk ketersediaan tempat tidur dan tenaga kesehatan serta jika terdapat keluhan, silakan periksa ke puskesmas terdekat terlebih dahulu,”imbuhnya. (ren.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!