28 C
Sidoarjo
Monday, April 27, 2026
spot_img

RSUD Notopuro Sidoarjo Edukasi Masyarakat Pencegahan Penyakit Ginjal

Sidoarjo, Bhirawa.
RSUD Notopuro Sidoarjo, Kamis (23/4) kemarin, dalam peringatan Hari Ginjal sedunia, yang digelar di aula Bumi Bale Majapahit RSUD Sidoarjo, mengedukasi masyarakat agar bisa terhindar dari penyakit ginjal.

Direktur RSUD RT Notopuro Sidoarjo, dr Atok Irawan SpP MKes, disela-sela acara peringatan Hari Ginjal Sedunia, menjelaskan RSUD Notopuro mengedepankan program Festival Hospital, yakni rumah sakit yang bisa memberikan promotif dan preventif, kepada masyarakat luas, untuk pencegahan penyakit.

“Setiap peringatan Hari penyakit, kita selalu menggelar edukasi kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Hadir dalam acara sehari itu, sebanyak 205 peserta dari kalangan umum dan komunitas, serta 52 pasien beserta keluarganya. Dua orang narasumber dokter spesialis penyakit dalam sudah tersertifikasi dari RSUD Notopuro Sidoarjo, dihadirkan.

Kepala Instalasi PKRS, RSUD Notopuro Sidoarjo, Ika Novia, di lokasi acara mengatakan harapannya, paparan dari para dokter spesialis ginjal itu bisa ditularkan kepada masyarakat lain, untuk pencegahan penyakit ginjal.

Selain pasien ginjal, hadir dalam acara itu, juga delapan komunitas kesehatan mitra, Duta Kesehatan Youth Forum Sidoarjo, hingga kader Puskesmas Gedangan.

“Kami memberikan edukasi agar masyarakat paham bagaimana menangani dan mencegah risiko penyakit ginjal secara mandiri,” kata Ika.

Dalam kesempatan itu, pihak RSUD Notopuro juga memberikan apresiasi kepada sejumlah komunitas pendamping pasien, mulai dari Yayasan Jantung Indonesia, Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia), Klub Asma, hingga komunitas pasien kanker Pink Fighter.

Berita Terkait :  BKMS dan Tenant KEK JIIPE Gelar Bazar Ramadan

Penghargaan khusus juga diberikan kepada sejumlah pasien inspiratif. Salah satunya adalah keluarga Elis Setya Rini yang tercatat sebagai pasien dengan riwayat perawatan terlama dan termuda.

Sebagai keluarga pasien, Elis menitipkan pesan penting kepada masyarakat untuk lebih peduli pada pola makan sejak dini.

“Pesan saya, anak kecil atau orang dewasa, kalau bisa dijaga pola makannya. Jangan makan yang instan, boleh sesekali tapi jangan keseringan,” ujarnya.(kus.mg5)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru