34.7 C
Sidoarjo
Wednesday, October 14, 2026
spot_img

Pengasuh Ponpes Nurul Huda Ingatkan Jamaah Perbanyak Ibadah dan Muhasabah Jelang Keberangkatan Haji

​Situbondo, Bhirawa – Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda, Desa Peleyan, Kecamatan Kapongan, Situbondo, Dr. Muhammad Taufik Al Djufri, menyampaikan pesan-pesan penting dan motivasi spiritual kepada para jamaah calon haji yang bersiap untuk berangkat ke Tanah Suci tahun 2027 mendatang.

​Dalam ceramahnya, beliau menegaskan bahwa para jamaah yang terpanggil untuk berangkat umrah merupakan duyufurrahman (tamu-tamu Allah) yang mengemban misi khusus untuk memperbaiki diri serta bermuhasabah di hadapan Allah SWT. 

​Dr. Taufik mengungkapkan bahwa banyak di antara jamaah yang hadir telah diberikan isyarat spiritual, seperti bermimpi tentang Ka’bah, bertawaf, naik kapal, atau bahkan bermimpi bertemu dengan Rasulullah SAW.

Dr Taufik juga menceritakan pengalaman salah satu jamaahnya yang awalnya sempat ragu untuk berangkat karena kendala biaya, namun setelah mengalami mimpi tawaf di Baitullah, keraguan tersebut hilang dan diyakini sebagai panggilan Allah SWT. 

​”Beberapa hari yang lalu, ada di antara tamu kami yang bercerita. Dua hari lalu ia bermimpi thawaf… Ini berarti saya sudah dipanggil oleh Allah, yakin!” ujar Dr. Taufik.

​Menjelang keberangkatan, Dr. Taufik mengajak seluruh jamaah untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak shalat berjamaah, zikir, membaca Al-Quran, bershalawat, serta memperbanyak infak dan sedekah. 

​”Saya juga ingin berpesan agar para jamaah mulai meninggalkan sifat-sifat buruk, kebiasaan buruk sehari-hari, serta sifat egoisme dan keakuan dalam diri,” ungkapnya dihadapan ratusan CJH kemarin.

Berita Terkait :  Peran Aktif Babinsa Koramil Kedungadem Sukseskan Program TMMD Ke-129 Bojonegoro

Menurutnya, proses administratif maupun teknis keberangkatan yang diatur oleh pemerintah dan Kementerian Agama (Kemenag)—seperti kelengkapan KTP, Kartu Keluarga, paspor, hingga kesehatan—bukanlah sekadar urusan duniawi, melainkan bagian dari ikhtiar lahiriah dan batiniah untuk merendahkan hati di hadapan Allah.

​Di akhir ceramahnya, Dr. Taufik mendoakan agar seluruh jamaah, khususnya warga Situbondo yang belum berkesempatan untuk berkunjung ke Baitullah, segera diberikan panggilan oleh Allah SWT. 

​“Mudah-mudahan yang masih belum, mimpinya Rasulullah, mimpi Ka’bah, mimpi thawaf, mimpi Madinah atau Makkah, mudah-mudahan segera diimpikan oleh Allah SWT,” pungkasnya penuh harap.  [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!